Chapnews – Ekonomi – Harga Bitcoin (BTC) kembali mengukir performa impresif, melampaui level USD65.500 atau setara dengan Rp1,16 miliar (kurs Rp17.958 per dolar AS), menandai puncak tertinggi dalam sekitar lima pekan terakhir. Lonjakan ini turut menyeret naik nilai aset kripto berkapitalisasi besar lainnya, seperti Ethereum (ETH) yang kini diperdagangkan di kisaran USD1.880, XRP sekitar USD1.11, dan Solana (SOL) pada level USD75.80. Pergerakan positif ini merefleksikan perbaikan sentimen di pasar aset kripto, ditopang oleh kombinasi optimisme terhadap perkembangan regulasi, minat investor institusi yang konsisten, serta perhatian pasar terhadap sejumlah agenda ekonomi global.
Pergerakan pasar kali ini menegaskan semakin matangnya dinamika industri aset kripto, di mana pembentukan harga semakin dipengaruhi oleh beragam faktor fundamental. Ini mencakup kebijakan ekonomi makro, progres regulasi, hingga partisipasi aktif dari investor institusi. "Penguatan yang terjadi tidak hanya terlihat pada Bitcoin, tetapi juga mulai diikuti oleh sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar. Hal tersebut menunjukkan bahwa sentimen positif mulai dirasakan oleh pasar secara lebih luas. Namun demikian, investor tetap perlu mencermati berbagai faktor fundamental yang dapat mempengaruhi volatilitas pasar ke depan," ujar Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Aloysia juga menggarisbawahi bahwa salah satu faktor krusial yang turut memicu optimisme pasar adalah semakin jelasnya arah pembahasan regulasi aset kripto di Amerika Serikat. Kepastian regulasi dari negara dengan pasar keuangan raksasa seperti Amerika Serikat dinilai krusial untuk meningkatkan kepercayaan pelaku pasar, memberikan kepastian hukum bagi industri aset kripto, serta mendorong partisipasi investor institusi dalam jangka panjang. Dalam beberapa hari terakhir, pembahasan CLARITY Act kembali menunjukkan progres positif setelah kerangka etika regulasi tersebut berhasil disepakati. Ini menjadi sentimen penting yang diperhatikan pasar karena memberikan harapan terciptanya ekosistem aset digital yang lebih transparan dan terstruktur.
Di sisi lain, minat investor institusi terhadap Bitcoin juga masih menunjukkan tren yang solid. Berdasarkan data dari SoSoValue, Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat kembali mencatat arus dana bersih (net inflow) selama dua hari perdagangan pada 20-21 Juli dengan total sekitar USD430 juta. Meskipun bukan satu-satunya penentu harga, arus dana tersebut merupakan indikator bahwa permintaan terhadap eksposur Bitcoin dari institusi masih tetap kuat dan terjaga.


