Chapnews – Ekonomi – PT Pertamina Patra Niaga, melalui divisi regional Kalimantan, dengan tegas membantah kepemilikan mobil tangki yang terlibat dalam insiden kecelakaan lalu lintas tragis di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Pernyataan resmi ini disampaikan menyusul musibah yang terjadi pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu.
Perusahaan pelat merah tersebut menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan yang telah menimbulkan korban. Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Edi Mangun, mengungkapkan rasa belasungkawa. "Kami menyampaikan belasungkawa dan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga korban yang menjalani perawatan segera pulih, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran," ujar Edi pada Minggu (2/8/2026).

Menanggapi spekulasi publik terkait keterlibatan armada Pertamina, Edi Mangun menjelaskan bahwa hasil penelusuran internal menunjukkan mobil tangki yang dimaksud tidak terdaftar sebagai bagian dari armada operasional Pertamina Patra Niaga. Lebih lanjut, kendaraan tersebut juga tidak tercatat melakukan aktivitas pelayanan di Terminal Pertamina mana pun.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan informasi mengenai kendaraan tersebut. Proses penanganan dan penyelidikan sepenuhnya kami serahkan kepada pihak berwenang," tegas Edi, menekankan komitmen perusahaan untuk mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Dapatkan wawasan mendalam mengenai tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial terkini di Indonesia dan dunia melalui chapnews.id.

