Chapnews – Ekonomi – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menginstruksikan pengerahan penuh seluruh kapabilitas Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan, termasuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), untuk mengakselerasi restorasi ekosistem laut dan pemulihan ekonomi masyarakat yang menjadi korban tumpahan minyak Montara di Laut Timor sejak tahun 2009. Penegasan tersebut disampaikan Purbaya saat melakukan kunjungan kerja strategis ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Kunjungan Menkeu Purbaya ke tengah masyarakat pesisir NTT ini merupakan mandat langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Hal ini menjadi manifestasi komitmen kuat pemerintah pusat untuk memenuhi hak-hak fundamental para korban tragedi tumpahan minyak Montara yang telah terbelenggu penderitaan selama lebih dari satu setengah dekade.

Secara spesifik, Purbaya meminta LPDP untuk menggelar kajian mendalam terkait kondisi ekosistem maritim di wilayah terdampak. Langkah ilmiah ini krusial guna merancang strategi pemulihan lingkungan yang holistik sekaligus mengukuhkan manajemen sumber daya kelautan yang lestari di masa depan.
"Nanti kita akan membuat riset di sini, bagaimana caranya menghidupkan kembali potensi ekosistem ikan di perairan ini. LPDP, ya, yang akan menggarapnya," ujar Purbaya. Ia menambahkan, "Ini adalah bentuk riset yang benar-benar relevan, tepat guna, dan memiliki dampak langsung bagi masyarakat."
Inisiatif ini diharapkan dapat membawa angin segar dan harapan baru bagi ribuan warga NTT yang telah lama menanti keadilan serta upaya konkret dalam memulihkan lingkungan dan mata pencarian mereka yang terdampak parah oleh bencana Montara.

