Chapnews – Nasional – Sebuah pernikahan di Dusun Larangan, Ketro, Karangrayung, Grobogan, Jawa Tengah, pada Sabtu (8/8) silam, mendadak menggemparkan jagat maya dan menjadi perbincangan hangat. Pasangan Rico Putra Roberto Syah (23) dan Laella Nur Fadhilah (20) menjadi sorotan bukan karena pesta mewah, melainkan karena mahar pernikahan yang sungguh tak lazim: satu unit ekskavator hingga deretan kendaraan mewah senilai miliaran rupiah.
Pernikahan "sultan" ini viral di berbagai platform media sosial lantaran daftar mahar yang di luar kebiasaan. Rico, sang mempelai pria, mengungkapkan secara rinci apa saja yang ia persembahkan untuk sang istri tercinta. Daftar mahar tersebut meliputi satu unit ekskavator, satu unit GWM Tank, satu unit Honda Brio, satu unit motor Yamaha YZ, dan satu unit Vespa Primavera. Tak ketinggalan, uang tunai sejumlah dua juta sekian rupiah turut melengkapi daftar mahar yang disesuaikan dengan tanggal pernikahan mereka.

Nilai fantastis dari mahar ini diungkap Rico. Ekskavator saja diperkirakan bernilai ratusan juta rupiah. Jika digabungkan dengan dua unit mobil dan dua unit motor lainnya, total harga seluruh mahar ditaksir mencapai angka miliaran rupiah. Seluruh kendaraan tersebut, termasuk alat berat, masih terparkir rapi di halaman sisi timur kediaman mempelai wanita, menjadi saksi bisu kemewahan mahar tersebut.
Uniknya, pelat nomor polisi yang terpasang pada mobil GWM Tank bertuliskan K 121 CO, sementara Honda Brio berpelat K 333 LA. Rico menjelaskan kepada chapnews.id, "Itu bukan pelat asli, simbolis saja. GWM biar seperti terbaca Rico dan Brio seperti terbaca Ela." Ia menambahkan bahwa kendaraan-kendaraan ini nantinya akan digunakan untuk mendukung aktivitas sehari-hari mereka.
Rico menegaskan bahwa ide pemberian mahar yang tak biasa ini murni inisiatifnya. Baginya, mahar mewah tersebut bukan sekadar pamer, melainkan simbol mendalam dari tanggung jawab dan rasa kasih sayang yang tulus. "Mahar ini sebagai simbol menghargai dan mampu menghidupinya, sebagai tanda rasa kasih sayang," ujar Rico, seperti dikutip dari chapnews.id.
Ia juga mengungkapkan keinginannya untuk tampil beda dan memberikan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya dalam tradisi mahar pernikahan. "Seperti yang kita tahu ya, kalau mobil itu kan sudah biasa ya. Makanya saya mencoba sesuatu yang belum ada lah (memberi mahar alat berat)," tambahnya.
Pemilihan alat berat sebagai bagian dari mahar juga memiliki korelasi kuat dengan bidang usaha yang digelutinya. Rico diketahui memiliki bisnis jasa kontraktor alat berat. "Terus kan usaha saya juga di bidang-bidang itu alat berat sewa, rental kayak gitu, makanya sekalian buat mahar," pungkasnya, menjelaskan sinergi antara profesi dan persembahan cintanya.


