Chapnews – Nasional – Sebuah insiden tragis mengguncang Stasiun Jurangmangu, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Senin sore (10/8). Seorang siswi SMA berinisial A (16) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh dari peron dan tertabrak kereta rel listrik (KRL) yang melintas.
Jenazah korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Selatan untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Peristiwa nahas ini terjadi di area rel stasiun, memicu keprihatinan mendalam di kalangan warga dan pengguna jasa kereta api.

Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, mengonfirmasi insiden memilukan ini. Pihak kepolisian saat ini tengah gencar melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya korban dari peron hingga akhirnya tertemper KRL.
"Korban yang ditemukan di area rel berjenis kelamin perempuan. Kami masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk petugas di Stasiun Jurangmangu, untuk mendapatkan gambaran utuh," ujar Kompol Bambang, Senin (10/8), seperti dikutip dari chapnews.id.
Bambang menegaskan bahwa kepolisian tidak akan berspekulasi mengenai penyebab kejadian. "Kami berkomitmen untuk melakukan proses penyelidikan secara ilmiah. Ini akan melibatkan korelasi antara keterangan para saksi, bukti-bukti, dan petunjuk yang ditemukan di lokasi kejadian untuk mengetahui penyebab sebenarnya," jelasnya.
Proses evakuasi korban dilaporkan berjalan cepat dan lancar berkat koordinasi yang sigap antara petugas kepolisian dan pihak Stasiun Jurangmangu. Lebih lanjut, Kompol Bambang menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola stasiun untuk merumuskan langkah-langkah mitigasi dan meningkatkan kewaspadaan bagi seluruh pengguna jasa kereta api.
"Kami akan bekerja sama dengan pengelola stasiun untuk mengupayakan pencegahan insiden serupa di masa mendatang dan terus mengingatkan para penumpang agar selalu berhati-hati serta waspada saat berada di area stasiun," pungkas Bambang.


