Chapnews – Ekonomi – Indonesia mengukuhkan komitmennya untuk memperkuat infrastruktur logistik nasional dengan dimulainya pembangunan dua fasilitas logistik modern berstandar internasional di Cikarang, Jabodetabek. Proyek ambisius ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara ESR, Indonesia Investment Authority (INA), dan sejumlah mitra pemodal lainnya, yang bertujuan untuk menopang pertumbuhan jangka panjang sektor logistik, industri manufaktur, dan rantai pasok di Tanah Air.
Acara peletakan batu pertama (groundbreaking) ESR Cikarang Logistics Park 4 baru-baru ini menandai dimulainya proyek vital ini. Berlokasi strategis di Kawasan Industri Jababeka, fasilitas ini dirancang sebagai gudang industri dan logistik Grade A. Ditargetkan rampung pada tahun 2027, kompleks pergudangan ini akan menjadi yang terbesar di area Jababeka yang disewakan kepada pihak ketiga (non-captive). Kehadirannya diharapkan dapat menjawab kebutuhan mendesak dari penyedia jasa logistik pihak ketiga (3PL) berskala internasional maupun regional, serta pabrik-pabrik multinasional yang mencari lokasi prima dengan konektivitas kuat ke jaringan industri dan rantai pasok Indonesia.

Ketua Dewan Direktur INA, Oki Ramadhana, menegaskan bahwa kemitraan dengan ESR yang telah terjalin sejak 2023 terus diperkuat. "Berlokasi strategis di dua kawasan industri terkemuka di koridor timur Jabodetabek, proyek-proyek pengembangan ini adalah investasi vital di pasar pergudangan modern Indonesia yang penetrasinya masih rendah. Ini juga mencerminkan keyakinan kami terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang di sektor ini," ujar Oki, seperti dikutip dari chapnews.id.
Oki menambahkan, prospek pergudangan modern tetap cerah, didorong oleh tren nearshoring dalam aktivitas manufaktur (relokasi produksi mendekat ke pasar utama), peningkatan penetrasi e-commerce, dan industrialisasi yang terus melaju. "Keahlian sektoral ESR yang mendalam serta rekam jejak eksekusi yang terbukti dalam seluruh proses dan manajemen siklus aset menjadi fondasi kuat untuk menghadirkan fasilitas berkualitas tinggi dengan lokasi strategis yang mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berubah. Bersama-sama, kami berupaya memperkuat infrastruktur yang mendukung pertumbuhan industri Indonesia," jelasnya.
Kedua fasilitas ini akan dikembangkan dengan standar teknis tertinggi. Desainnya mencakup jarak bebas vertikal yang tinggi dan daya dukung lantai yang diperkuat, guna mendukung tingkat otomasi canggih dan memenuhi evolusi kebutuhan pelanggan. Selain itu, aspek keberlanjutan menjadi prioritas dengan adopsi desain hemat energi seperti pencahayaan dan ventilasi alami, sistem pembangkit energi terbarukan di lokasi, serta sistem proteksi kebakaran yang sesuai dengan standar industri terkemuka.
Selain ESR Cikarang Logistics Park 4, investasi ini juga mencakup pembangunan ESR Cibitung Distribution Hub. Fasilitas logistik tiga lantai bertaraf Grade A ini direncanakan selesai pada tahun 2028. Berlokasi di MM2100 Industrial Town, salah satu kawasan industri strategis dan berkembang di Cikarang, Kabupaten Bekasi, ESR Cibitung Distribution Hub akan beroperasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan pergudangan modern yang dirancang khusus untuk kegiatan manufaktur dan distribusi regional.
Dengan lokasi strategis di koridor industri wilayah timur Jabodetabek, kedua proyek ini berada dalam klaster manufaktur dan logistik Indonesia yang berkembang pesat. Investasi ini diproyeksikan akan menambah pasokan infrastruktur logistik modern yang krusial, guna mendukung pertumbuhan sektor industri nasional serta pengembangan rantai pasok yang semakin maju dan efisien.

