Ads - After Header

Pangkalan Militer AS di RI? Menhan Sjafrie Buka-bukaan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dengan tegas menepis spekulasi mengenai pembangunan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Indonesia. Penegasan ini disampaikan Sjafrie usai menerima kunjungan Wakil Menteri Perang AS, Elbridge A Colby, di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, pada Selasa (11/8).

Pernyataan Sjafrie ini muncul di tengah sorotan publik terkait potensi implikasi kerja sama militer kedua negara. "Pengembangan kerja sama pertahanan dengan Amerika Serikat tidak diarahkan pada pembentukan pangkalan militer Amerika Serikat di Indonesia," kata Sjafrie dalam keterangan tertulis yang diterima chapnews.id, Rabu (12/8).

Pangkalan Militer AS di RI? Menhan Sjafrie Buka-bukaan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pertemuan antara Menhan Sjafrie dan Wamen Perang Colby merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat hubungan strategis serta mengimplementasikan kemitraan kerja sama pertahanan yang telah terjalin antara Indonesia dan Amerika Serikat. Sjafrie menekankan bahwa setiap bentuk kerja sama harus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapabilitas pertahanan nasional Indonesia.

Dalam dialog bilateral tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai perkembangan hubungan serta implementasi berbagai program di bawah kerangka Major Defense Cooperation Partnership. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertahanan melalui program pendidikan dan pelatihan.

"Kesempatan bagi personel TNI untuk mengikuti pendidikan dan latihan di Amerika Serikat akan terus didorong dengan mengedepankan profesionalisme dan prinsip merit, sehingga personel yang memperoleh kesempatan merupakan mereka yang memiliki kompetensi dan memenuhi kualifikasi," jelas Sjafrie.

Selain pengembangan SDM, agenda pertemuan juga mencakup peningkatan latihan gabungan militer, termasuk latihan pasukan khusus, serta kerja sama yang mendukung peningkatan kemampuan dan profesionalisme TNI secara keseluruhan. Penguatan kerja sama di bidang industri pertahanan juga menjadi poin penting, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pertahanan nasional Indonesia.

Sjafrie menegaskan, seluruh penguatan kerja sama pertahanan dengan AS akan selalu ditempatkan dalam kerangka kepentingan nasional Indonesia. Tujuannya adalah untuk memperkuat kemampuan Indonesia agar semakin mandiri dalam menjaga kedaulatan dan kepentingan negaranya. "Kerja sama difokuskan pada program-program yang memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas pertahanan nasional, khususnya pendidikan, pelatihan, peningkatan kemampuan personel, serta penguatan interoperabilitas sesuai kebutuhan dan kepentingan Indonesia," pungkasnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer