Ads - After Header

Misteri Kematian Karumga Febrie: Makam Sutrimo Dibongkar!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Sebuah misteri kematian yang menyelimuti sosok Sutrimo, yang dikenal sebagai Kepala Rumah Tangga (Karumga) mantan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, mulai diurai. Pada Rabu (12/8), tim penyidik dari Polda Metro Jaya melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Sutrimo di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, sebagai bagian krusial dari proses penyelidikan mendalam atas penyebab kematiannya.

Proses ekshumasi yang dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB ini berlangsung di bawah penjagaan ketat aparat kepolisian, dengan area makam telah dipasangi garis polisi sejak sehari sebelumnya. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa operasi ini merupakan hasil kolaborasi dan dukungan penuh dari Polda Jawa Tengah serta Polresta Banyumas.

Misteri Kematian Karumga Febrie: Makam Sutrimo Dibongkar!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tim forensik yang memimpin ekshumasi ini tidak sembarangan, dipimpin langsung oleh Ketua Persatuan Dokter Forensik-Medikolegal Indonesia (PDFMI), Brigjen Dr. Hastry, serta Prof Dr. Yudi. Mereka akan melakukan serangkaian tahapan, meliputi ekshumasi, pemeriksaan luar, hingga pemeriksaan dalam jenazah untuk mencari petunjuk vital.

Di tengah proses yang penuh ketegangan ini, pihak keluarga Sutrimo memutuskan untuk tidak menyaksikan langsung pembongkaran makam. Aan Rohaeni, kuasa hukum keluarga, mengungkapkan bahwa alasan utama adalah beban emosional yang terlalu berat. "Saya juga seorang orang tua. Lihat anak jatuh kepleset aja kan kita gemeter. Apalagi posisi kayak gini, pasti sangat bukan hal yang mudah," ujarnya, sebagaimana dilansir chapnews.id pada Selasa (11/8) sore.

Aan Rohaeni kemudian menjadi perwakilan tunggal keluarga dalam proses ekshumasi tersebut. Kakak tiri almarhum, Tukim, menambahkan bahwa duka masih menyelimuti keluarga, terutama ibu almarhum yang sempat syok, meski kini kondisinya berangsur membaik. Meskipun berat, keluarga menyatakan keikhlasan penuh dan kesiapan menerima apa pun hasil pemeriksaan yang akan terungkap.

Sebelumnya, kematian Sutrimo menjadi sorotan setelah ditemukan tak bernyawa dengan mulut berbusa di depan sebuah klinik kecantikan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Awalnya, pihak keluarga menerima informasi bahwa almarhum meninggal karena faktor kesehatan, yakni komplikasi gula. Namun, kecurigaan muncul di kalangan keluarga, mendorong mereka untuk melaporkan dugaan kematian tidak wajar ini ke Polresta Banyumas, yang kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengonfirmasi bahwa kasus ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan setelah serangkaian penyelidikan awal. Pihaknya berharap besar bahwa ekshumasi ini akan menjadi kunci untuk memberikan kepastian kepada semua pihak, khususnya keluarga almarhum, mengenai tabir misteri di balik kematian Sutrimo.

Iman menambahkan, "Mudah-mudahan nanti dari hasil ekshumasi kita bisa menemukan dan kita bisa menyimpulkan apa yang menjadi penyebab dari kematian yang bersangkutan." Setelah proses ekshumasi selesai dan jenazah Sutrimo kembali dimakamkan, keluarga berencana menggelar doa bersama di rumah duka, sembari fokus mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer