Chapnews – Nasional – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bachtiar Najamudin, menegaskan bahwa Sidang Tahunan MPR RI yang akan digelar Jumat (14/8) besok, akan berlangsung dengan penuh kekhidmatan dan ketertiban. Ia secara khusus memastikan tidak akan ada lagi "hiburan" yang memancing suasana seperti yang terjadi pada pelaksanaan sidang tahunan sebelumnya.
Pernyataan ini disampaikan Sultan usai meninjau persiapan sidang di kompleks parlemen pada Kamis (13/8). "Memang sidang bersama ini juga kita sudah batasi, tidak akan ada lagi nanti hal-hal seperti lagu-lagu yang akan memancing suasana menjadi seperti ada hiburan seperti itu ya," ujar Sultan. Langkah tegas ini diambil untuk menjaga marwah acara dan menghindari sentimen negatif dari publik.

Menurut Sultan, berdasarkan kesepakatan panitia, lagu-lagu yang akan diputar selama sidang hanya akan berfokus pada nuansa nasionalisme dan perjuangan. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang khidmat dan fokus pada substansi acara, bukan pada hiburan.
Meskipun bertepatan dengan gegap gempita menjelang Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, pelaksanaan sidang diharapkan tetap berlangsung tertib dan penuh kehormatan. Sultan menekankan pentingnya menjaga sikap dan etika bagi seluruh anggota DPD yang hadir. "Sudah seyogianya kita menjaga sikap dan etika itu. Saya secara pribadi menghimbau harus menjaga sikap dan etika itu," imbuhnya.
Persiapan acara sendiri dilaporkan telah mencapai 90 persen dan dipastikan rampung sepenuhnya pada hari-H. Sultan didampingi Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung dan Sekjen DPD RI Mohammad Iqbal saat meninjau gladi bersih. "Semua sudah dipersiapkan, baik itu gladi pertama maupun kedua. Baru saja selesai gladi bersih dan persiapannya sudah 90 persen rampung dengan melibatkan seluruh stakeholder. Rundown acara juga sudah terukur dengan baik," jelas Sultan.
Sidang Tahunan MPR 2024 diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 1.200 peserta. Mereka terdiri dari 732 anggota DPR dan DPD, para mantan presiden dan wakil presiden, anggota kabinet, serta tamu VIP dari duta besar negara sahabat. Uniknya, delapan tamu khusus juga akan hadir atas undangan Presiden Prabowo Subianto, yang merupakan penerima manfaat program strategis pemerintah. Ini menunjukkan fokus pemerintah pada apresiasi terhadap masyarakat yang merasakan langsung dampak program-program strategis.


