Ads - After Header

Terkuak! Strategi Mendikdasmen Selamatkan Sekolah Rusak Parah

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa program renovasi sekolah yang digagas oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto akan memprioritaskan fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan berat di seluruh Indonesia. Pernyataan ini disampaikan Mu’ti menanggapi pidato kenegaraan Presiden Prabowo di Sidang Tahunan MPR, Jumat (14/8), yang menargetkan renovasi 100 ribu sekolah pada tahun depan.

Mu’ti menjelaskan lebih lanjut bahwa selain sekolah dengan kerusakan parah, program ini juga akan menyasar sekolah-sekolah yang berada dalam kondisi rusak sedang, serta institusi pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). "Seluruh Indonesia, renovasi sekolah rusak berat kan tahun ini prioritas kita, nanti yang rusak berat sama rusak sedang dan 3T," ujar Mu’ti, seperti dikutip dari chapnews.id.

Terkuak! Strategi Mendikdasmen Selamatkan Sekolah Rusak Parah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Untuk merealisasikan ambisi besar ini, Kementerian yang dipimpinnya saat ini tengah mengajukan usulan penambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan. Fokus pengajuan adalah untuk pelaksanaan program pada tahun anggaran 2027.

"Masih kita mintakan kepada kementerian keuangan untuk ada penambahan anggaran di tahun 2027. Tapi yang 2025, 2026 yang sudah sama Pak Presiden, Insyaallah sudah bisa selesai sehingga nanti tahun 2027. Kita usahakan untuk dapat bisa dianggarkan untuk dari 2027, 100 ribu satuan pendidikan ya, mudah-mudahan," jelas Mu’ti, menunjukkan optimisme terhadap keberlanjutan program renovasi masif ini.

Selain program renovasi fisik, Mu’ti juga mengungkapkan inisiatif lain yang sejalan dengan visi Presiden Prabowo, yakni pembangunan studio untuk mendukung pembelajaran jarak jauh. Kementerian akan memanfaatkan kembali studio TV pendidikan yang pernah ada serta mengoptimalkan kantor-kantor unit pelaksana teknis (UPT) di berbagai daerah sebagai pusat produksi konten edukasi.

"Studio terpusat, guru-guru kami sendiri. Jadi studio terpusat itu nanti kita bangun di Jakarta yang dulu kita kan punya masa dulu ya punya studio TV pendidikan dulu. Nanti kita pakai lagi studio itu, kita renov, kita perbaiki sesuai dengan kebutuhan untuk studio seperti yang disampaikan Pak Presiden tadi," pungkasnya, menggarisbawahi komitmen terhadap inovasi dalam metode pembelajaran demi pemerataan akses pendidikan berkualitas.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer