Ads - After Header

Way Kambas Berhasil Jinakkan Api! Gajah Selamat!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kabar melegakan datang dari Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung, setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya. Yang paling penting, seluruh populasi gajah Sumatra (Elephas maximus sumatranus), baik yang hidup liar di habitat alaminya maupun yang berada di Pusat Konservasi Gajah, dipastikan aman dan tidak terdampak langsung oleh amukan api. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kepolisian Daerah (Polda) Lampung mengonfirmasi keberhasilan pemadaman pada Sabtu (22/8) malam.

Ristianto Pribad, Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri KLHK, menjelaskan bahwa titik api di kawasan Resor Kuala Penet, Kabupaten Lampung Timur, berhasil dikendalikan secara total sekitar pukul 19.00 WIB. "Berdasarkan pemantauan Balai Taman Nasional Way Kambas, kelompok gajah liar terpantau berada di wilayah utara taman nasional, yang jauh dari lokasi kebakaran. Sementara itu, gajah-gajah di Pusat Konservasi Gajah juga berada di area yang tidak terjangkau api," ungkapnya, menegaskan kondisi aman bagi satwa ikonik tersebut. Pemantauan intensif terhadap pergerakan satwa dan kondisi kawasan akan terus dilanjutkan untuk memastikan perlindungan optimal.

Way Kambas Berhasil Jinakkan Api! Gajah Selamat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dari sisi keamanan, Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menambahkan bahwa keberhasilan pemadaman ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan yang mengerahkan sekitar 200 personel. "Titik api yang sebelumnya sangat sulit dijangkau karena kondisi medan yang berat dan hembusan angin kencang akhirnya berhasil ditaklukkan setelah personel gabungan bekerja maksimal," terang Yuni. Operasi pemadaman masif ini dimulai sejak pukul 16.00 WIB dan api dinyatakan padam total sekitar pukul 19.30 WIB pada hari Sabtu.

Kebakaran yang mulai terjadi sejak Jumat (21/8) ini diperkirakan telah melahap area seluas sekitar 673 hektare di wilayah Resor Kuala Penet. Angka ini masih bersifat sementara dan akan terus diperbarui setelah verifikasi lapangan menyeluruh. Penanganan bencana ini melibatkan sekitar 250 personel gabungan dari berbagai instansi, termasuk Balai TNWK, Polda Lampung, Polres Lampung Timur, Kodam, Kodim Lampung Timur, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, mitra kerja taman nasional, Masyarakat Mitra Polhut, kelompok tani hutan, koperasi, serta Masyarakat Peduli Api.

Upaya pemadaman menghadapi berbagai rintangan berat, mulai dari karakteristik lahan gambut yang rentan api, sulitnya akses menuju lokasi kebakaran, hingga jauhnya sumber air. Sebagian lokasi bahkan mengharuskan personel untuk menjangkaunya dengan berjalan kaki. Setelah api berhasil dipadamkan, tim gabungan segera melanjutkan dengan proses pendinginan dan pemantauan berkelanjutan guna memastikan tidak ada titik api yang kembali muncul, mengingat sifat lahan gambut yang memerlukan kewaspadaan ekstra untuk mencegah potensi kebakaran berulang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer