Chapnews – Nasional – Libur peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Selasa (25/8) menjadi momen istimewa bagi warga Jakarta untuk mencari hiburan yang tak menguras kantong. Pilihan jatuh pada Jaksinema, sebuah bioskop mini inovatif yang berlokasi di Rusun Pasar Rumput, Tebet. Kehadiran Jaksinema menawarkan alternatif menonton film dengan harga sangat terjangkau, menjadikannya magnet baru bagi masyarakat ibu kota yang mendambakan hiburan berkualitas tanpa perlu merogoh kocek dalam-dalam.
Bioskop mini ini, yang baru diresmikan pada 24 Agustus lalu, beroperasi di dalam minimarket Jakmart. Pengunjung dapat dengan mudah mengaksesnya dengan menaiki lift menuju lantai III Tower III, setelah melewati area pasar di lantai dasar. Dengan tiket mulai dari Rp15.000 pada hari biasa dan Rp20.000 di hari libur, Jaksinema memang dirancang untuk semua kalangan. Setiap hari, lima judul film berbeda diputar secara bergantian, mulai pukul 11.00 hingga 20.05 WIB, dalam satu studio berkapasitas 43 kursi yang nyaman.

Pantauan tim chapnews.id di lokasi menunjukkan bahwa Jaksinema dipadati pengunjung selama hari libur Maulid. Keluarga dan teman-teman berbondong-bondong datang, menikmati suasana santai sambil menanti jadwal tayang film pilihan mereka. Tak ketinggalan, sebelum memasuki ruang teater, banyak pengunjung terlihat membeli aneka makanan ringan dan minuman dari Jakmart untuk menemani pengalaman menonton mereka, menambah kenyamanan layaknya bioskop konvensional.
Peresmian Jaksinema sehari sebelumnya, pada Senin (24/8), dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno. Dalam sambutannya, Rano menegaskan bahwa Jaksinema merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi "Jakarta Kota Cinema" dengan menyediakan ruang pemutaran film-film Indonesia. "Ini melengkapi ikhtiar terwujudnya visi Jakarta Kota Cinema, dengan menghadirkan bioskop mini yang memutar film-film Indonesia," ujar Rano, menekankan pentingnya dukungan terhadap karya anak bangsa.
Rano Karno juga menambahkan bahwa inisiatif bioskop mini ini tidak hanya memperkaya ruang apresiasi masyarakat terhadap karya anak bangsa, tetapi juga menunjukkan komitmen kota dalam mendukung pertumbuhan industri film dan ekonomi kreatif. Ia optimis, dengan semakin mudahnya akses masyarakat terhadap ruang pemutaran film, ekosistem kreatif lainnya seperti musik, desain, kriya, fotografi, hingga teknologi digital akan semakin kuat dan berkembang. Di tengah dinamika ekonomi saat ini, film Indonesia tetap menunjukkan geliat positif. "Karena itu, Jak Cinema hadir lebih dekat kepada warga dan memberikan harga terjangkau," pungkasnya, menegaskan misi utama Jaksinema sebagai hiburan yang merakyat dan mudah dijangkau.

