Ads - After Header

Anak Krakatau Mengamuk! 42 Letusan Guncang Selat Sunda!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Gunung Anak Krakatau (GAK) di Selat Sunda menunjukkan aktivitas vulkanik yang sangat tinggi hari ini, Selasa (25/8), dengan mencatat 42 kali letusan dari tengah malam hingga tengah hari. Data ini dirilis oleh Magma Indonesia, platform resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), berdasarkan pantauan periode 00.00 hingga 12.00 WIB.

Dalam kurun waktu tersebut, GAK tidak hanya meletus puluhan kali, tetapi juga diiringi oleh berbagai jenis gempa vulkanik lainnya. Asap kawah utama terpantau berwarna kelabu hingga hitam pekat, membumbung tinggi antara 50 hingga 400 meter dari puncak kawah, mengindikasikan pelepasan material vulkanik yang signifikan.

Anak Krakatau Mengamuk! 42 Letusan Guncang Selat Sunda!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Secara rinci, laporan dari Magma Indonesia menyebutkan bahwa pada periode pukul 00.00 hingga 06.00 WIB, GAK mengalami delapan kali letusan dengan amplitudo antara 55-66 mm dan durasi gempa 71-971 detik. Selain itu, tercatat 60 kali gempa embusan, enam kali gempa harmonik, tiga kali gempa Low Frequency, 16 kali gempa hybrid atau fase banyak, serta satu kali gempa tremor menerus.

Aktivitas semakin intensif pada periode berikutnya, yakni pukul 06.00 hingga 12.00 WIB. Sebanyak 34 kali letusan terjadi dalam rentang waktu ini, dengan amplitudo 44-69 mm dan durasi gempa 25-290 detik. Petugas pemantau, Rioboniek Situmorang, juga melaporkan adanya 132 kali gempa hembusan, empat kali gempa harmonik, satu kali gempa Low Frequency, dan 23 kali gempa hybrid. Gempa tremor menerus dengan amplitudo dominan 20 mm juga masih teramati.

Gunung berapi aktif setinggi 157 meter di atas permukaan laut ini, yang pernah memicu tsunami dahsyat di pesisir Selat Sunda pada tahun 2018, terus dipantau ketat oleh otoritas terkait. Pihak berwenang melalui Magma Indonesia mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati kawah aktif GAK dan menjaga jarak aman dalam radius 3 kilometer demi menghindari potensi bahaya yang bisa timbul dari letusan dan aktivitas vulkanik lainnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer