Oleh: Anggie Ariesta
Jum’at, 28 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (28/8/2026) dengan kinerja lesu, ditutup melemah tipis 3,63 poin atau setara 0,06 persen. Penurunan ini membawa indeks acuan bursa saham Indonesia tersebut parkir di level 6.518, menandai penutupan pekan yang kurang menggembirakan bagi para investor.
Sesi penutupan pasar mencatat dinamika yang cukup berimbang, namun cenderung negatif. Sebanyak 348 saham tercatat mengalami penurunan harga, mengungguli 290 saham yang berhasil menguat. Sementara itu, 325 saham lainnya memilih untuk stagnan tanpa perubahan berarti. Total nilai transaksi perdagangan hari itu mencapai Rp14,9 triliun, dengan volume perdagangan mencapai 33,5 miliar saham yang berpindah tangan, menunjukkan aktivitas pasar yang tetap tinggi meskipun indeks melemah.
Di tengah pelemahan IHSG, beberapa indeks lain menunjukkan pergerakan yang bervariasi. Indeks LQ45 berhasil menguat 0,12 persen ke level 641, dan IDX30 juga naik 0,20 persen menjadi 358. Indeks MNC36 turut mencatatkan kenaikan tipis 0,23 persen ke 279. Namun, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) justru ikut tertekan, melemah 0,81 persen ke level 393, mencerminkan sentimen negatif pada saham-saham syariah.
Mayoritas sektor industri di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau berada di zona merah. Sektor-sektor seperti energi, konsumer non-siklikal, industri, infrastruktur, keuangan (secara umum), teknologi, kesehatan, properti, dan bahan baku menjadi penopang utama pelemahan. Hanya beberapa sektor yang mampu bertahan dan mencatatkan kenaikan, di antaranya konsumer siklikal dan transportasi, memberikan sedikit angin segar di tengah tekanan pasar.
Di sisi lain, beberapa saham berhasil mencuri perhatian dengan kenaikan signifikan, menjadi bintang di tengah kelesuan pasar. PT Green Power Group Tbk (LABA) memimpin daftar top gainers dengan melonjak 34,38 persen ke harga Rp129. Disusul oleh PT Sunson Textile Manufacture Tbk (SSTM) yang naik 25 persen menjadi Rp480, serta PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) yang menguat 24,52 persen ke Rp965. Kenaikan drastis saham-saham ini menunjukkan adanya minat investor yang kuat pada emiten tertentu, meskipun kondisi pasar secara keseluruhan sedang tertekan. Investor diharapkan untuk terus memantau pergerakan pasar di pekan mendatang melalui informasi terkini dari chapnews.id.


