Melon Langka Joho Bikin Bupati Terpukau, Ini Rahasianya!
Chapnews – Nasional – Menggebrak sektor pertanian, Desa Joho di Kecamatan Prambanan, Klaten, baru-baru ini menjadi sorotan berkat inovasi budidaya melon oleh petani milenial. Dalam acara "Sambung Rasa" yang digelar di desa tersebut, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Ketua TP PKK Klaten Fahrani Hamenang tak hanya hadir, namun juga turut merasakan manisnya hasil panen melon varietas Sweet Lavender dan Golden Aroma yang dikembangkan oleh Pamenang Farm.

Irfan Tri Kusuma, sosok petani milenial di balik Pamenang Farm, mengungkapkan motivasinya untuk menginspirasi generasi muda agar tidak ragu terjun ke dunia pertanian. Ia memperkenalkan dua varietas melon unggulannya: Sweet Lavender yang dikenal dengan tekstur renyahnya, dan Golden Aroma yang menawarkan kelembutan. Keduanya menjanjikan sensasi rasa manis yang unik dan berbeda dari melon pada umumnya, hasil dari budidaya intensif di dalam greenhouse yang menjamin bebas hama.
Potensi pertanian di Desa Joho ini sontak menarik perhatian Bupati Hamenang. Ia bahkan tak segan turun langsung memetik buah melon di greenhouse Pamenang Farm yang berlokasi tak jauh dari pusat kegiatan Sambung Rasa. Bupati menyampaikan apresiasi mendalam atas pengembangan komoditas pangan di Joho, yang menurutnya menunjukkan bahwa sektor pertanian dapat terus berkembang sekaligus menjadi pilar ketahanan pangan daerah.
"Terima kasih, Joho ini luar biasa. Ketahanan pangan sudah bergerak dan berkembang, ada jagungnya, buah-buahannya, bahkan sudah ada proteinnya," ujar Hamenang, seraya menambahkan harapannya agar desa tersebut dapat menjadi teladan bagi wilayah lain dalam pengembangan komoditas pangan. "Ke depan semoga semakin berkembang. Ini bisa menjadi contoh bagi desa yang lain," tegasnya.
Irfan menjelaskan bahwa budidaya melon ini telah berjalan selama dua bulan, dan panen perdana ini menandai dimulainya sebuah babak baru. Ia berencana membuka agrowisata petik buah melon di Desa Joho, menawarkan pengalaman langsung kepada pengunjung dengan tarif Rp 35.000 per kilogram. Sisa hasil panen yang tidak terjual akan didistribusikan kepada para pemborong, memastikan keberlanjutan usaha Pamenang Farm.
Selain momen istimewa panen melon, acara Sambung Rasa juga dimeriahkan dengan kegiatan panen jagung bersama Bupati Klaten, penyerahan bantuan kepada masyarakat, dialog interaktif, serta penyediaan berbagai layanan publik dari Pemerintah Kabupaten Klaten. Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan perekonomian lokal tetapi juga memperkuat semangat bertani di kalangan generasi muda.

