Chapnews – Nasional – Respons cepat terhadap potensi dampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ditunjukkan oleh Polda Metro Jaya. Pada Minggu (6/9) lalu, satuan Brimob dan Direktorat Samapta mengerahkan sejumlah kendaraan Armored Water Cannon (AWC) untuk melakukan penyemprotan air di berbagai ruas jalan vital.
Aksi ini, yang bertujuan membersihkan endapan abu vulkanik agar tidak mudah beterbangan dan mengganggu kesehatan masyarakat, tidak hanya terfokus di Jakarta. Area penyemprotan meluas hingga Tangerang Selatan dan Kabupaten Bekasi, mencerminkan skala ancaman yang perlu diantisipasi secara komprehensif.

Dari keterangan tertulis yang diterima chapnews.id, pengerahan sumber daya ini melibatkan unit AWC dari berbagai batalyon Brimob, serta tiga unit AWC tambahan dari Direktorat Samapta. Kolaborasi ini memastikan cakupan area yang luas dapat terjangkau dalam upaya mitigasi dampak debu vulkanik yang berpotensi membahayakan pernapasan dan jarak pandang.
Tak hanya fokus pada pembersihan fisik, personel di lapangan juga aktif memberikan edukasi dan imbauan kepada warga. Mereka menekankan pentingnya penggunaan masker sebagai pelindung utama, menjaga kesehatan pribadi, serta selalu mengikuti arahan resmi dari petugas dan pemerintah demi keselamatan bersama.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menegaskan bahwa pengerahan personel dan sarana pendukung ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat. "Personel kami siagakan penuh untuk membantu masyarakat. Kami mengimbau warga agar tetap tenang, disiplin menggunakan masker, menjaga kesehatan, dan senantiasa mengikuti arahan petugas serta informasi resmi dari pemerintah," ujar Kombes Budi, menekankan pentingnya kewaspadaan kolektif.
Polda Metro Jaya menjamin bahwa seluruh personel dan sarana pendukung akan terus disiagakan. Kesiapsiagaan ini demi memastikan pelayanan optimal dan bantuan berkelanjutan bagi masyarakat dalam menghadapi potensi dampak lanjutan dari sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.


