Ads - After Header

Papua Berdarah: 3 ASN Tewas Ditembak KKB, DPR Murka!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI serentak menyuarakan kecaman keras atas insiden penembakan brutal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, pada Rabu (9/9). Aksi keji tersebut menewaskan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, memicu kemarahan dan desakan agar pemerintah segera mengambil tindakan tegas dan komprehensif.

Wakil Ketua Komisi I DPR, Sukamta, mendesak agar penyelidikan tidak hanya berhenti pada eksekutor lapangan, melainkan juga mengungkap dalang, pemasok senjata, dan pihak-pihak yang mendukung aksi keji tersebut. Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyoroti bahwa masifnya serangan KKB terhadap masyarakat sipil merupakan indikasi bahwa kelompok bersenjata tersebut semakin mengandalkan teror dan penciptaan ketakutan untuk mempertahankan eksistensinya.

Papua Berdarah: 3 ASN Tewas Ditembak KKB, DPR Murka!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Ketika masyarakat sipil semakin sering dijadikan sasaran, ini menunjukkan bahwa teror dan rasa takut menjadi salah satu cara KKB untuk menunjukkan eksistensinya. Negara tidak boleh membiarkan strategi teror seperti ini berhasil," tegas Sukamta. Ia juga meminta pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat deteksi dini, informasi intelijen, serta perlindungan terhadap masyarakat sipil, khususnya bagi mereka yang bekerja di sektor pelayanan publik vital seperti pertanian, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur. "Jangan menunggu korban berikutnya baru bertindak. Ini saat yang bagus bagi Pemerintah Pusat, Pemda, dan Masyarakat bersama-sama untuk peningkatan keamanan dan kesejahteraan seluruh masyarakat Papua tanpa kecuali," tambahnya.

Senada, Wakil Ketua Komisi I DPR, Dave Laksono, mendorong aparat keamanan untuk segera menangkap para pelaku dan memastikan proses hukum berjalan adil. Dave menekankan bahwa negara memiliki kewajiban untuk melindungi warga sipil dan aparatnya dari segala bentuk kekerasan. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan penuh dari TNI sesuai tugas dan kewenangannya, termasuk pengerahan kemampuan dan sumber daya yang diperlukan. Komisi I DPR RI, lanjut Dave, akan terus mencermati perkembangan situasi keamanan di Papua dan memastikan kebijakan pertahanan serta keamanan negara tetap diarahkan untuk melindungi masyarakat dan menjaga keutuhan NKRI. "Koordinasi antara TNI dan Polri harus terus diperkuat agar setiap ancaman dapat direspons dengan cepat dan tepat, sekaligus mencegah jatuhnya korban kembali," ujar Dave.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR bidang Pertahanan, Oleh Soleh, sebelumnya mendesak pemerintah untuk segera menyusun peta jalan atau roadmap pemberantasan KKB di Papua. Ia menyebut kasus penembakan ini sebagai tragedi kemanusiaan yang tidak bisa dibiarkan terus berulang. Oleh Soleh menekankan bahwa penanganan KKB tidak bisa dilakukan secara parsial atau kasus per kasus, melainkan memerlukan strategi yang komprehensif dan terintegrasi. "Aparat harus menyusun strategi secara menyeluruh untuk memberantas KKB. Harus ada roadmap pemberantasan KKB di Papua, sehingga langkah negara tidak hanya muncul ketika ada kasus," kata Soleh.

Menurut keterangan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz, insiden penembakan terjadi pada Rabu (9/9) sekitar pukul 15.53 WIT. Saat itu, rombongan yang terdiri dari 11 pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang dalam perjalanan dari Wamena menuju Muliama dengan tujuan meninjau kegiatan cetak sawah. Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengonfirmasi bahwa tiga pegawai berstatus ASN tewas dalam serangan tersebut. Mereka adalah WB (24), AR (49) yang merupakan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya, serta AAM (35). chapnews.id melaporkan bahwa polisi telah mengantongi ciri-ciri pelaku penembakan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi korban yang selamat, dan tim gabungan saat ini sedang melakukan pengejaran intensif.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer