Chapnews – Nasional – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan komitmen serius terhadap penanganan korban dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Dalam kunjungannya, Gibran membuka opsi rujukan medis ke Jakarta atau Medan dan menjamin seluruh biaya perawatan ditanggung pemerintah hingga para korban pulih total.
Kunjungan Gibran dilakukan di RS Efarina Etaham, Kabupaten Karo, pada Jumat (11/9) lalu. Ia secara langsung meninjau kondisi para pelajar yang masih menjalani perawatan intensif akibat insiden yang terjadi pada 13 Agustus.

"Apakah butuh rujukan ke Jakarta atau Medan, semua pasti kami penuhi," tegas Gibran, memastikan bahwa tidak ada kendala biaya atau akses bagi para korban untuk mendapatkan penanganan terbaik. Pernyataan ini memberikan harapan baru bagi keluarga korban yang khawatir akan biaya pengobatan jangka panjang.
Lebih lanjut, Gibran juga secara khusus meminta Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk memastikan seluruh aspek pembiayaan, mulai dari pemeriksaan awal, pengobatan, hingga perawatan lanjutan, sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Instruksi ini bertujuan agar keluarga korban dapat fokus pada pemulihan anak-anak mereka tanpa terbebani masalah finansial.
Kedatangan Gibran bersama Bobby Nasution ini bertujuan untuk melihat langsung dampak insiden keracunan yang terjadi setelah para siswa mengonsumsi makanan dari program MBG. Selain meninjau kondisi medis, keduanya juga berdialog dengan keluarga korban, mendengarkan keluhan serta kebutuhan mereka selama proses pemulihan. Pemerintah berkomitmen penuh untuk memastikan kesehatan dan keselamatan para pelajar yang menjadi korban.

