Ads - After Header

Kabar Duka Wakil Bupati Nagekeo Wafat

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Dunia politik di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Nagekeo, tengah diselimuti awan mendung. Kabar mengejutkan datang dari sosok pemimpin daerah, Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, yang dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu (3/10) malam. Peristiwa tragis ini terjadi sesaat setelah sang wakil bupati melakukan peninjauan langsung terhadap proyek infrastruktur di wilayahnya.

Kejadian bermula ketika Gonzalo turun ke lapangan untuk memantau proses perbaikan jalan yang rusak di ruas jalan Aemali-Danga, tepatnya di Desa Rendu Tutubhada, Kecamatan Aesesa. Dalam kegiatan tersebut, ia melihat langsung bagaimana masyarakat bekerja keras memperbaiki akses jalan menggunakan metode rabat beton. Semangat kerja bakti masyarakat ini tampaknya menjadi fokus utama sang wakil bupati sebelum kondisi kesehatannya menurun secara tiba-tiba.

Kabar Duka Wakil Bupati Nagekeo Wafat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo, Remigius Jago, mengonfirmasi bahwa Gonzalo sempat memantau aktivitas warga tersebut. Namun, situasi berubah drastis saat perjalanan pulang. Di dalam mobil, Gonzalo tiba-tiba kehilangan kesadaran. Menyadari kondisi darurat tersebut, sopir kendaraan langsung memacu mobil menuju Puskesmas Kota terdekat guna mendapatkan pertolongan pertama.

Mengingat kondisi yang semakin kritis, tim medis segera memutuskan untuk merujuk Gonzalo ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aeremo. Direktur RSUD Aeramo, Chandrawati Saragih, menjelaskan bahwa Gonzalo tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 19.32 Wita. Tim medis yang terdiri dari dokter spesialis penyakit dalam dan dokter anestesi segera melakukan tindakan penyelamatan secara intensif.

"Kami telah mengupayakan segala langkah terbaik agar pasien dapat tertolong. Namun, pada pukul 20.10 Wita, beliau dinyatakan meninggal dunia," ujar Chandrawati saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Meskipun upaya medis telah dilakukan selama kurang lebih setengah jam, nyawa pemimpin Nagekeo tersebut tidak dapat diselamatkan.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Gonzalo masih dalam tahap investigasi medis lebih lanjut. Meski demikian, Chandrawati memberikan dugaan awal bahwa kondisi kritis yang dialami Gonzalo kemungkinan besar disebabkan oleh serangan jantung. Hal ini menjadi dugaan sementara sebelum hasil pemeriksaan dokter yang menangani keluar secara resmi.

Kepergian Gonzalo meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Nagekeo. Pasalnya, ia merupakan sosok yang baru saja memenangkan kepercayaan rakyat melalui Pilkada 2024. Gonzalo yang berpasangan dengan Simplisius Donatus dijadwalkan akan dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo pada 20 Februari 2025 mendatang untuk masa jabatan 2025-2030. Kehilangan ini menjadi sebuah ironi besar bagi masa depan kepemimpinan di Kabupaten Nagekeo.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer