Chapnews – Nasional – Kecelakaan maut yang merenggut nyawa mahasiswa UGM, Argo Ericko Achfandi, menyisakan duka mendalam. Argo tewas setelah ditabrak mobil BMW yang dikendarai Christiano Pengarapenta Pengidahen, juga mahasiswa UGM, di Jalan Palagan Tentara Pelajar, Sabtu (24/5) dini hari pukul 01.00 WIB. Insiden nahas ini terjadi saat Argo berkendara dari selatan menuju utara, diduga hendak berputar arah, sementara mobil BMW melaju dari belakang dengan kecepatan tinggi. Akibatnya, Argo terpental dan meninggal di lokasi kejadian dengan luka parah di kepala, bibir, dan kaki. Mobil BMW yang dikemudikan Christiano bahkan sampai menabrak mobil Honda CRV yang terparkir di sisi jalan.
Kasat Lantas Polresta Sleman, AKP Mulyanto, mengungkapkan bahwa tidak ditemukan bekas pengereman sebelum titik tabrakan. Hal ini mengindikasikan kemungkinan kecepatan tinggi yang menjadi faktor penyebab kecelakaan. Saat ini, polisi tengah menganalisis rekaman CCTV dan kecepatan mobil BMW sebelum kejadian. Hasil tes urine Christiano menunjukkan negatif alkohol dan narkoba. Polisi menduga kecelakaan terjadi karena kurangnya konsentrasi pengemudi.

Pihak Dekanat FEB UGM, tempat Argo dan Christiano sama-sama berkuliah, telah mendatangi Polresta Sleman untuk meminta kasus ini diusut tuntas. Meskipun belum ditetapkan sebagai tersangka, Christiano wajib lapor kepada pihak kepolisian. Penyelidikan masih berlanjut untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Kasus ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan pertanyaan besar tentang keselamatan berkendara di jalan raya.



