Ads - After Header

AHY Bongkar Rahasia Kekuasaan: Bukan Milik Abadi!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan peringatan tegas kepada seluruh kadernya agar tidak terlena oleh gemerlapnya kekuasaan. Dalam pidato politiknya yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Sabtu lalu, AHY menekankan bahwa jabatan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu dan harus sepenuhnya didedikasikan untuk melayani masyarakat. Peringatan ini disampaikan di tengah posisi Partai Demokrat yang kini menjadi bagian dari pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

AHY mengingatkan bahwa dinamika perjalanan politik mengajarkan pentingnya kesadaran bahwa kekuasaan bukanlah milik abadi seseorang. "Kita patut belajar dari 10 tahun pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, termasuk ketika pergantian kekuasaan berlangsung damai dan demokratis setelah dua periode," ujar AHY, merujuk pada transisi kepemimpinan yang mulus. Ia menegaskan bahwa kekuasaan adalah titipan dari rakyat yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran akan masa berlakunya.

AHY Bongkar Rahasia Kekuasaan: Bukan Milik Abadi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ini menekankan bahwa keberadaan partai di dalam pemerintahan bukan semata-mata untuk merayakan kemenangan atau mengejar kursi jabatan. Melainkan, tujuan utamanya adalah mengawal program-program strategis pemerintah agar benar-benar memberikan dampak positif dan langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Kebijakan yang sungguh baik bagi rakyat harus kita dukung dan kawal. Yang belum sempurna, kita bantu perbaiki," tegas AHY. Ia juga meminta seluruh kader, baik di eksekutif, legislatif, maupun kepala daerah, untuk senantiasa peka dan jujur terhadap realitas yang dirasakan rakyat di lapangan. Sebab, menurutnya, yang diperjuangkan bukan semata-mata keberhasilan satu partai, melainkan keberhasilan Indonesia secara keseluruhan.

Menyikapi berbagai tantangan ekonomi yang masih dihadapi warga, mulai dari persoalan daya beli hingga ketersediaan lapangan kerja berkualitas, AHY berpesan agar para kader senantiasa hadir dengan kerja nyata. "Jangan hanya hadir ketika kita membutuhkan suara rakyat. Hadirlah ketika rakyat membutuhkan kerja kita," ungkapnya. Ia menutup pesannya dengan sebuah refleksi mendalam: "Jangan tanyakan apa yang dapat kita peroleh dari politik. Tanyakan apa yang dapat kita berikan melalui politik."

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer