Ads - After Header

AHY Gebrak! Netralitas Aparat Kunci Kedaulatan Rakyat!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan tegas menyoroti urgensi profesionalisme dan netralitas seluruh elemen serta aparatur negara, khususnya di tengah gelaran pemilihan umum (pemilu). Penegasan ini disampaikan AHY dalam rangka menjaga marwah kedaulatan rakyat, sebuah amanat yang menjadi fondasi utama berdirinya Partai Demokrat.

Dalam pidato politiknya yang menandai peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Sabtu (5/9), AHY mengingatkan kembali semangat reformasi. Menurutnya, salah satu pilar utama reformasi adalah memastikan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), lembaga intelijen, penegak hukum, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta seluruh aparatur negara, dapat berdiri di atas semua golongan dan bebas dari keberpihakan politik praktis.

AHY Gebrak! Netralitas Aparat Kunci Kedaulatan Rakyat!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"TNI, Polri, intelijen, penegak hukum, ASN, dan seluruh aparatur negara harus profesional dan netral, termasuk dalam setiap pemilu," tegas AHY di hadapan kader dan simpatisan. Ia menambahkan, "Mereka semua adalah milik rakyat, milik kita semua, dan harus mengabdi untuk kepentingan bangsa, bukan golongan tertentu."

AHY juga menekankan bahwa mengenang sejarah reformasi bukan berarti mengulang masa krisis, melainkan mengambil hikmah dan pelajaran berharga untuk masa depan. "Kita mengingat sejarah bukan untuk kembali ke masa lalu, tetapi untuk mengambil pelajarannya bagi masa depan. Bahwa kekuasaan harus diawasi. Hukum harus berlaku adil. Korupsi harus dilawan. Dan kedaulatan rakyat harus dijaga dan dihormati," ujarnya, menggarisbawahi pentingnya pengawasan terhadap kekuasaan.

Lebih lanjut, AHY menyerukan agar fasilitas negara sepenuhnya dimanfaatkan untuk kemaslahatan rakyat. Ia juga menyoroti hak setiap kontestan pemilu untuk mendapatkan perlakuan yang setara dan adil, tanpa adanya campur tangan atau intervensi dari aparat. "Setiap peserta pemilu harus memperoleh perlakuan yang adil. Siapapun yang menang harus menang karena mendapatkan kepercayaan rakyat, dan siapapun yang kalah harus menghormati kehendak rakyat," pungkas AHY, menegaskan prinsip demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer