Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan ini dengan performa gemilang, melonjak signifikan sebesar 131,22 poin atau setara 2,28 persen. Penguatan ini membawa indeks acuan bursa tersebut bertengger kokoh di level 5.875 pada sesi penutupan Jumat, 3 Juli 2026. Kinerja positif ini menjadi penutup pekan yang manis bagi para investor, menandakan optimisme yang kuat di pasar modal.
Dominasi sentimen positif begitu terasa di lantai bursa. Data transaksi menunjukkan, sebanyak 520 saham berhasil menguat, jauh melampaui 159 saham yang terkoreksi. Sementara itu, 280 saham lainnya terpantau stagnan sepanjang hari perdagangan. Aktivitas perdagangan juga cukup ramai, dengan total nilai transaksi mencapai Rp10,5 triliun dari 17,1 miliar saham yang berpindah tangan, mencerminkan minat beli yang tinggi.

Keceriaan pasar tidak hanya dirasakan oleh IHSG. Indeks-indeks sektoral utama lainnya juga turut membukukan kenaikan yang impresif. Indeks LQ45 naik 2,88 persen ke posisi 581, diikuti oleh Indeks JII yang melesat 2,92 persen ke level 348. Tak ketinggalan, Indeks IDX30 menguat 2,68 persen menjadi 329, dan Indeks MNC36 melonjak 2,94 persen ke angka 254.
Fenomena menarik lainnya adalah seluruh indeks sektoral berhasil parkir di zona hijau. Ini menandakan optimisme pasar yang merata di berbagai lini bisnis, mulai dari energi, konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, industri, teknologi, keuangan, properti, transportasi, konsumer non siklikal, hingga kesehatan. Seluruh sektor menunjukkan daya tahan dan potensi pertumbuhan yang disambut baik oleh pelaku pasar.
Di antara ratusan saham yang menguat, beberapa emiten tampil sebagai bintang utama (top gainers) dengan kenaikan harga yang fantastis. PT Koka Indonesia Tbk (KOKA) memimpin dengan lonjakan 35 persen, menutup perdagangan di harga Rp135 per saham. Menyusul di belakangnya adalah PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) yang naik 34,97 persen ke Rp220, serta PT Insight Investment Management Tbk (XILV) yang turut melesat 34,69 persen, mencapai Rp132 per saham. Kinerja saham-saham ini menjadi indikator kuatnya minat investor terhadap potensi pertumbuhan di sektor-sektor tertentu.


