Ads - After Header

Api Lalap Gunung Batur! Puntung Rokok Jadi Biang Kerok?

Ahmad Dewatara

Api Lalap Gunung Batur! Puntung Rokok Jadi Biang Kerok?

Chapnews – Nasional – Kobaran api melahap lereng Gunung Batur di Kintamani, Bangli, Bali, menghanguskan lahan seluas 9,8 hektar. Kebakaran yang melanda kawasan konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Batur Bukit Payang (GBBP) ini diduga kuat disebabkan oleh kelalaian pengunjung yang membuang puntung rokok sembarangan di jalur pendakian.

Api pertama kali dilaporkan oleh masyarakat pada Kamis (2/10) siang, sekitar pukul 11.50 WITA. Tim gabungan dari berbagai instansi bergerak cepat untuk memadamkan api. Personel Resor KSDA TWA GBBP, KPHK Kintamani, Masyarakat Peduli Api (MPA) Batur, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bangli, TNI-Polri, kelompok ojek wisata, forum pemandu pendakian, kelompok tani, dan masyarakat setempat bahu-membahu memadamkan kobaran api.

Api Lalap Gunung Batur! Puntung Rokok Jadi Biang Kerok?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Ratna Hendratmoko, menjelaskan bahwa api berhasil dikendalikan pada Kamis malam, sekitar pukul 19.30 WITA. Pemadaman dilakukan dengan menggunakan jet shooter, teknik kepyokan api, dan pembuatan sekat bakar.

"Total luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 9,8 hektar," ujar Ratna dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Ratna, vegetasi bawah yang kering dan tiupan angin kencang menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api. Kebakaran ini menghanguskan savana, tumbuhan berkayu seperti tusam (pinus merkusii), cemara gunung (casuarina junghuhniana), dan tiblun (dodonaea viscosa). Asap tebal yang dihasilkan juga sempat menurunkan kualitas udara di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Kintamani, Kompol Made Dwi Puja Rimbawa, mengonfirmasi bahwa api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Lokasi kebakaran berada di lereng Gunung Batur pada koordinat S -8.242243°, E 115.378957°.

BKSDA Bali mengimbau masyarakat, khususnya para pengunjung jalur pendakian Gunung Batur, untuk lebih berhati-hati dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan. Ratna menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam pencegahan Karhutla, terutama di kawasan konservasi yang memiliki nilai ekologi tinggi.

"Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama secara sigap dan penuh dedikasi. Kerja sama lintas sektor ini membuktikan bahwa sinergi merupakan kunci utama dalam penanggulangan kebakaran hutan," pungkas Ratna. chapnews.id

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer