Chapnews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi melakukan penyegaran besar-besaran pada jajaran kepemimpinan eselon I. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, secara resmi melantik Arsyadany Ghana Akmalaputri sebagai Direktur Jenderal Ketenagalistrikan yang baru. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat tata kelola sektor energi nasional, khususnya dalam menghadapi tantangan distribusi listrik di masa mendatang.
Arsyadany, yang sebelumnya dikenal sebagai sosok berpengalaman di sektor energi, merupakan mantan Direktur Distribusi PT PLN (Persero). Rekam jejaknya yang kuat di perusahaan penyedia listrik negara tersebut diharapkan mampu membawa angin segar serta efisiensi dalam kebijakan ketenagalistrikan di bawah naungan kementerian. Ia hadir menggantikan Tri Winarno yang selama ini menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Ketenagalistrikan.

Prosesi pelantikan pejabat eselon I dan eselon II ini berlangsung khidmat di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Senin (2/11/2026). Kabar mengenai pergantian kepemimpinan ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba), Tri Winarno, setelah agenda pelantikan usai.
"Hari ini telah dilaksanakan pelantikan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Ibu Arsyadany Ghana Akmalaputri. Selain itu, terdapat pula pengisian beberapa posisi eselon II di lingkungan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Migas, hingga Inspektorat Jenderal," ungkap Tri Winarno saat memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela acara.
Perubahan struktur organisasi ini ternyata tidak hanya menyentuh sektor ketenagalistrikan. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) juga mengalami perombakan jabatan yang cukup signifikan. Direktur Jenderal Migas, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa terdapat beberapa pergeseran posisi strategis di lingkungan direktoratnya guna mengoptimalkan kinerja birokrasi.
"Di sektor Migas memang ada beberapa pergeseran jabatan. Salah satunya adalah posisi Direktur Infrastruktur. Selain itu, ada pula beberapa aparatur sipil negara (ASN) yang mendapatkan promosi jabatan, misalnya dari level koordinator yang kini naik menjadi direktur," jelas Laode Sulaeman.
Penunjukan Arsyadany Ghana Akmalaputri sebagai Dirjen Gatrik dipandang sebagai langkah profesionalisme kementerian dalam menarik talenta dari industri. Sebelum masuk ke birokrasi pemerintahan, Arsyadany telah membuktikan kapasitasnya saat menjabat di jajaran direksi PLN. Pengalamannya dalam mengelola distribusi listrik di skala nasional menjadi modal utama untuk memimpin Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan dalam mengawal transisi energi dan stabilitas pasokan listrik nasional.
Melalui perombakan ini, Kementerian ESDM berharap dapat mempercepat akselerasi program-program strategis nasional, baik di sektor ketenagalistrikan maupun sektor migas, demi mendukung ketahanan energi Indonesia yang lebih kokoh. Informasi selengkapnya mengenai kebijakan energi terbaru dapat Anda pantau terus melalui laman chapnews.id.

