Chapnews – Ekonomi – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa lalu lintas kereta api (KA) telah berangsur normal pasca-banjir yang melanda beberapa wilayah di Jawa Tengah. Saat ini, sekitar 85% perjalanan KA sudah kembali beroperasi seperti biasa.
Menhub Dudy mengungkapkan keprihatinannya atas dampak banjir terhadap keselamatan masyarakat dan kelancaran transportasi, khususnya operasional KA. "Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memulihkan kondisi jalur kereta api secepat mungkin," ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, terus berkoordinasi intensif dengan PT KAI, BMKG, pemerintah daerah, dan aparat setempat sejak awal terjadinya banjir. Keputusan teknis operasional diambil dengan cepat dan terukur, dengan mengutamakan aspek keselamatan.
Meskipun jalur KA yang terdampak banjir sudah dapat dilalui, pembatasan kecepatan masih diberlakukan sebagai langkah preventif. Kecepatan maksimal dibatasi hingga 40 km/jam pada jalur hulu dan 30 km/jam pada jalur hilir.
"Pembatasan kecepatan ini menyebabkan keterlambatan perjalanan KA. Namun, berdasarkan data dari PT KAI, 85% perjalanan KA sudah pulih dan berjalan normal. Sisanya, sekitar 15%, masih mengalami keterlambatan," jelas Menhub Dudy. Pihaknya terus berupaya agar seluruh perjalanan KA dapat kembali normal secepatnya.


