Ads - After Header

Bromo Membara: Api Lalap Restoran Populer, Wisatawan Panik!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kini telah mencapai titik kritis, merembet hingga ke area restoran ikonik Bromo Hillside di wilayah Jemplang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kepulan asap tebal yang membumbung tinggi dan kobaran api yang mendekat memicu kepanikan luar biasa, memaksa para pengunjung dan staf berhamburan mencari perlindungan.

Api yang semula muncul pada Kamis (10/9) di Savana Pengol, Kabupaten Probolinggo, kini telah menjalar jauh melintasi batas administratif, mencapai wilayah Jemplang di Kabupaten Malang. Endrip Wahyutama, Pranata Humas Balai Besar TNBTS, mengonfirmasi bahwa lokasi kebakaran yang terekam dalam berbagai video amatir memang berada di Jemplang.

Bromo Membara: Api Lalap Restoran Populer, Wisatawan Panik!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Iya, dari video yang saya kirimkan itu di Jemplang semua lokasinya," ujar Endrip saat dikonfirmasi pada Minggu (13/9).

Momen mencekam meluasnya kebakaran ini terabadikan dalam rekaman video amatir yang diambil dari area kafe atau restoran Bromo Hillside, yang letaknya berdekatan dengan Bukit Bantengan. Dalam video tersebut, asap tebal berwarna abu-abu terlihat membumbung tinggi, perlahan menyelimuti seluruh area kafe. Suasana panik tergambar jelas ketika pengunjung dan pekerja restoran, termasuk sang perekam video, berlarian meninggalkan lokasi untuk menyelamatkan diri dari kepungan asap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, melaporkan bahwa pada Minggu (13/9) pukul 04.30 WIB, titik api masih terpantau aktif di kawasan Jemplang, tepatnya di wilayah Bukit Bantengan. "Titik lokasi kebakaran hutan berada di wilayah Bukit Bantengan dengan jenis vegetasi berupa semak belukar," terang Sadono.

Sebagai respons cepat, operasi pemadaman skala besar pun dilancarkan dengan mengerahkan armada gabungan. Tim ini terdiri dari truk tangki air BPBD Kabupaten Malang, BPBD Provinsi Jawa Timur, Polres Malang, empat unit Damkar Kabupaten Malang, satu unit Damkar Kota Malang, personel TNBTS, Manggala Agni, hingga mobil pikap dan truk tandon portabel milik warga setempat.

Berkat upaya kolaboratif ini, Sadono menambahkan bahwa kobaran api di bagian belakang kawasan Bromo Hillside berhasil dijinakkan per pukul 09.57 WIB. "Untuk saat ini titik api di belakang kawasan Bromo Hillside sudah padam dan sedang dilaksanakan penyisiran bara api oleh tim gabungan," jelas Sadono.

Selanjutnya, upaya pemadaman akan diprioritaskan di sisi timur Hillside dan sekitar Jemplang, dengan dukungan pasokan air yang memadai untuk proses pembasahan lahan. Sadono juga menyebutkan bahwa saluran air milik Bromo Hillside di sisi timur telah terbakar. Sementara itu, luas area terdampak yang melibatkan lahan masyarakat masih dalam tahap pendataan.

Sebelumnya, kawasan wisata Gunung Bromo di TNBTS telah resmi ditutup total dari seluruh aktivitas wisata menyusul karhutla yang kembali melanda. Api yang pertama kali muncul pada Kamis sore (10/9) di Savana Pengol, Desa Ngadas, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, kini telah merambat hingga ke Bukit Teletubbies dan Gunung Kursi pada Sabtu (12/9).

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, mengumumkan penutupan tersebut berlaku mulai Sabtu, 12 September, hingga batas waktu yang belum ditentukan. Pengumuman resmi bernomor PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 menegaskan, "Penutupan diberlakukan sejak Sabtu, 12 September sampai dengan batas waktu yang akan disampaikan lebih lanjut, dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi kebakaran, proses penanganan dan pemadaman, serta keamanan kawasan." Kondisi Bromo yang semakin mengkhawatirkan ini terus menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer