Chapnews – Nasional – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin baru-baru ini mengklarifikasi tujuan utama di balik pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) bagi Komponen Cadangan (Komcad) yang berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) kementerian dan lembaga. Menhan dengan tegas menyatakan bahwa pelatihan ini sama sekali tidak diarahkan untuk memiliterisasi para ASN.
Pernyataan penting ini disampaikan Sjafrie kala meninjau langsung jalannya Latsarmil Komcad ASN di Brigif 1 Marinir, Cilandak, Jakarta. Menurutnya, pendidikan Komcad justru berfokus pada pembentukan karakter kebangsaan yang kokoh, penanaman disiplin, penguatan kekompakan, serta memupuk semangat pengabdian di kalangan abdi negara.

"Pendidikan komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik. Sebaliknya, ini adalah upaya untuk menanamkan karakter kebangsaan yang kuat, disiplin, kekompakan, serta semangat pengabdian. Nilai-nilai fundamental ini membutuhkan proses, komitmen, dan kesungguhan dari setiap peserta," terang Sjafrie dalam keterangan tertulis yang diterima chapnews.id.
Sjafrie menaruh harapan besar agar ASN yang telah mendapatkan pembekalan sebagai Komcad ini mampu menjadi kekuatan pendukung yang signifikan bagi komponen utama pertahanan, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI). Ia menggarisbawahi bahwa kementerian dan lembaga merupakan pilar strategis yang esensial dalam memperkuat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Oleh karena itu, sangat krusial bagi ASN untuk memiliki mentalitas bela negara yang dilandasi oleh nilai-nilai nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme," tambahnya.
Lebih lanjut, Menhan juga menekankan urgensi integritas dan tanggung jawab ASN sebagai abdi negara. Ia mengingatkan bahwa seluruh fasilitas, termasuk program pelatihan yang mereka ikuti, didanai oleh rakyat. Konsekuensinya, ASN dituntut untuk memberikan pengabdian terbaik sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat luas.
Pada akhir pelatihan, Sjafrie berharap para peserta dapat menunjukkan kualitas diri sebagai ASN Komcad yang tidak hanya disiplin dan berintegritas, tetapi juga mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing. Dalam peninjauan tersebut, tercatat sebanyak 280 peserta Komcad dari 16 kementerian dan lembaga mengikuti pendidikan di Brigif 1 Marinir. Mereka berasal dari berbagai instansi, termasuk Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Perhubungan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Transmigrasi, Kementerian Koperasi, Kementerian Pariwisata, serta Kementerian Kehutanan.



