Ads - After Header

Buol Geger! Gempa M5.1 Hantam, Warga Lari ke Gunung, 1 Tewas!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, dilanda guncangan hebat akibat gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,1 pada Minggu (12/7) malam sekitar pukul 20.46 Wita. Gempa dangkal ini menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan dan memicu kepanikan massal, mendorong sebagian warga untuk mengungsi ke wilayah pegunungan demi mencari keselamatan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buol melaporkan, guncangan kuat tersebut mengakibatkan kerusakan pada berbagai fasilitas, termasuk kantor mal pelayanan publik, sebagian ruang perawatan RSUD Buol, kantor inspektorat, beberapa rumah makan, serta rumah-rumah warga di Kelurahan Kali dan Leok II. Lebih tragisnya, satu pasien di RSUD Buol dilaporkan meninggal dunia akibat dampak langsung dari gempa tersebut.

Buol Geger! Gempa M5.1 Hantam, Warga Lari ke Gunung, 1 Tewas!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Merespons situasi darurat ini, sebagian besar penduduk Buol memilih untuk mengungsi ke daerah yang dianggap lebih aman, seperti wilayah Gunung Kali dan beberapa kecamatan lainnya. Kekhawatiran akan potensi gempa susulan menjadi pemicu utama warga berhamburan keluar rumah dan mencari perlindungan di tempat yang lebih tinggi.

Wakil Bupati Buol, Moh Nasir Dj Daimaroto, segera mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik berlebihan. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap informasi hoaks yang tidak jelas sumbernya. "Pastikan hanya mempercayai informasi resmi dari BMKG dan BPBD Buol," tegas Nasir, seraya memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Buol terus memantau perkembangan situasi pascagempa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), melalui Direktur Gempabumi dan Tsunami Wijayanto, memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Analisis terbaru BMKG menunjukkan gempa memiliki parameter update dengan magnitudo M5.1 pada kedalaman 21 km. Episenter gempa bumi terletak di laut, tepatnya 37 km timur laut Buol, Sulawesi Tengah. Gempa ini dikategorikan sebagai gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi dengan mekanisme pergerakan naik geser (oblique-thrust).

Guncangan gempa dirasakan cukup kuat di beberapa wilayah. Skala IV MMI dilaporkan di Karamat, Biau, Lakea, Kota Tolitoli, dan Kota Buol, di mana banyak orang di dalam rumah merasakannya, gerabah pecah, serta jendela dan pintu berderik. Sementara itu, di Kota Parigi, Kota Marisa, dan Kota Tilamuta, gempa dirasakan dengan skala III MMI, yang berarti getaran terasa nyata di dalam rumah, seakan-akan ada truk besar melintas.

Kepala Pelaksana BPBD Buol, Moh Kachfi Mardjuni, menjelaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah setempat dan BPBD Sulawesi Tengah telah melakukan asesmen untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dan tingkat kerusakan yang dialami. Meskipun situasi dilaporkan sudah kondusif dan sebagian besar warga telah kembali ke rumah masing-masing, imbauan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan tetap disampaikan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer