Chapnews – Nasional – Rombongan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari, yang baru saja terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), telah tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/3) pagi. Kedatangan mereka menandai babak baru dalam penyelidikan dugaan kasus korupsi yang mengguncang Provinsi Bengkulu.
Bupati Fikri dan sejumlah pihak lainnya yang ikut diamankan tiba sekitar pukul 09.07 WIB. Mereka dibawa dengan iring-iringan sekitar enam mobil dari Bandara Soekarno Hatta. Untuk menghindari sorotan media yang telah menanti, rombongan tersebut diturunkan melalui lobi belakang gedung, sehingga awak media tidak berhasil mendapatkan keterangan langsung dari para terperiksa.

Operasi senyap KPK ini sendiri telah dimulai sejak Senin (9/3) malam di wilayah Bengkulu. Dalam operasi tersebut, tim penyidik KPK telah melakukan penyegelan terhadap beberapa ruang kerja di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Selain itu, sejumlah uang tunai yang nominalnya belum diungkap ke publik juga turut disita sebagai barang bukti awal.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penangkapan ini. "Sejumlah pihak diamankan, pagi ini dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Salah satunya Bupati Rejang Lebong," ujar Budi saat dikonfirmasi oleh chapnews.id pada Selasa (10/3) pagi.
Sesuai prosedur hukum, lembaga antirasuah ini memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau tidak. Pemeriksaan mendalam akan segera dilakukan untuk mengungkap lebih jauh dugaan tindak pidana korupsi ini.


