Ads - After Header

Bupati Situbondo: Pemilu Terpisah, Ancaman Bagi Demokrasi?

Ahmad Dewatara

Bupati Situbondo: Pemilu Terpisah, Ancaman Bagi Demokrasi?

Chapnews – Nasional – Bupati Situbondo, Jawa Timur, Rio Wahyu Prayogo, menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan Pemilu dan Pilkada. Dalam wawancara eksklusif, ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap sistem Pemilu di Indonesia yang dinilai belum stabil dan berpotensi memunculkan transaksi politik. Rio memprediksi, masyarakat bisa saja lebih termotivasi oleh kepentingan pragmatis ketimbang pemilihan pemimpin yang ideal.

Tak hanya soal politik, Bupati Rio juga melihat potensi besar jalur Daendels, ruas jalan bersejarah Anyer-Panarukan, untuk dikembangkan. Ia berencana berkolaborasi dengan pemerintah daerah lain guna menggelar festival budaya dan ekonomi di sepanjang jalur tersebut. Potensi wisata sejarah dan budaya diyakini mampu mendongkrak perekonomian daerah.

Bupati Situbondo: Pemilu Terpisah, Ancaman Bagi Demokrasi?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih lanjut, Rio akan memaparkan pandangannya terkait putusan MK dan visi misinya memimpin Situbondo lima tahun ke depan dalam podcast What the Fact Politics! di CNN Indonesia, Senin (28/7) pukul 19.00 WIB bersama Bram Herlambang. Jangan lewatkan kesempatan menyaksikan wawancara lengkapnya di situs, aplikasi, dan kanal Youtube chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer