Ads - After Header

Densus 88 Sikat Jaringan Terorisme

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Aksi penangkapan terhadap sejumlah terduga teroris dilakukan secara serentak oleh Detasemen Khusus 88 (Densus 88) Antiteror Polri di beberapa wilayah Indonesia. Operasi senyap ini menyasar lokasi-lokasi strategis yang tersebar mulai dari Pulau Jawa hingga Sulawesi, yang diduga menjadi basis aktivitas jaringan terorisme.

Aksi pertama dilaporkan terjadi di kawasan Bandung, Jawa Barat. Tepatnya di Parakan Saat, Kecamatan Antapani, petugas melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan pada Jumat pagi. Langkah ini diambil setelah polisi berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat terlibat dalam jaringan terorisme di lokasi yang berbeda.

Densus 88 Sikat Jaringan Terorisme
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam penggeledahan di Bandung tersebut, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa perangkat elektronik. Berdasarkan keterangan Ketua RT setempat, Agus, barang bukti yang diamankan meliputi kartu memori, ponsel, dan sebuah flashdisk. Saat proses penggeledahan berlangsung, rumah tersebut hanya dihuni oleh istri dan dua anak dari terduga pelaku. Guna menjaga kondisi psikologis anak-anak, pihak kepolisian mengerahkan personel Polwan untuk mendampingi selama proses interogasi berlangsung.

Tidak hanya di Bandung, operasi serupa juga menyasar wilayah Klaten, Jawa Tengah. Di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, tim Densus 88 mengamankan dua pria yang diduga terlibat jaringan teror. Salah satu terduga berinisial N, seorang pengontrak yang sudah tinggal selama dua tahun di wilayah tersebut.

Menurut Kasi Pemerintahan Desa Palar, Didit Agung Prihantoro, sosok N dikenal sebagai pribadi yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar. Ia diketahui bekerja sebagai pengajar di sebuah pondok di Desa Temuwangi. Dalam penggeledahan rumah N, polisi menyita sebuah tablet, dua ponsel, serta tujuh buku yang diduga berkaitan dengan aktivitas terduga.

Selain N, polisi juga mengamankan seorang pria berinisial Y. Berdasarkan keterangan perangkat desa, Y merupakan warga asal Boyolali yang juga berstatus sebagai pengontrak. Ia dikenal sebagai sosok yang ahli dalam reparasi elektronik, seperti mesin cuci dan kompor. Dalam penggeledahan rumah Y, petugas mengamankan sebuah hard disk sebagai barang bukti utama.

Operasi penangkapan ini juga merambah ke Pulau Sulawesi. Densus 88 Antiteror Polda Sulawesi Tengah dilaporkan telah mengamankan tiga orang terduga teroris di dua lokasi berbeda, yakni di Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Poso.

Dua orang terduga, yakni berinisial A dan GG, diamankan di Desa Tomoli Utara, Kecamatan Toribulu, Parigi Moutong. Sementara itu, terduga ketiga berinisial S ditangkap di wilayah Kabupaten Poso.

Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Achmad Muhaimin, menegaskan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman intensif terhadap ketiga terduga tersebut. Pihak kepolisian tengah melakukan pengembangan untuk mengungkap sejauh mana keterlibatan serta afiliasi jaringan terorisme yang dijalankan oleh para terduga tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer