Chapnews – Ekonomi – Presiden Prabowo Subianto menyatakan komitmennya yang kuat untuk menindak tegas para pengusaha tambang ilegal yang terus mengeruk kekayaan alam Indonesia. Ia bahkan menyebut para pelaku ini seolah menertawakan kedaulatan negara, terutama mereka yang tetap beroperasi meski Izin Usaha Pertambangan (IUP) mereka telah dicabut sejak delapan tahun lalu.
Dalam pernyataannya, Prabowo secara lugas memerintahkan Kejaksaan Agung untuk tidak ragu-ragu dalam menegakkan hukum. "Saya perintahkan Jaksa Agung, tegakkan hukum. Pidanakan! Kita tidak ragu-ragu dan kita tidak gentar," tegas Prabowo, seperti dikutip dari chapnews.id.

Prabowo menekankan bahwa penegakan hukum ini akan berlaku tanpa pandang bulu, tidak hanya untuk penambangan ilegal tetapi juga perkebunan ilegal di kawasan hutan. Ketegasan ini, lanjutnya, memicu perlawanan dari para pengusaha nakal yang merasa terancam dan mencoba mempertahankan praktik ilegal mereka.
Menurut Prabowo, para pelaku ini tidak segan menggunakan kekayaan yang mereka peroleh secara tidak sah untuk membiayai gerakan-gerakan yang berupaya menjatuhkan pemerintahan yang sah. Namun, pemerintah tidak akan gentar menghadapi taktik tersebut.
"Semakin kita tegas, semakin kita teguh, semakin kita membela rakyat, semakin kita akan dilawan. Semakin kita akan diserang, jangan khawatir," ujar Prabowo. Ia melanjutkan dengan keyakinan, "Dia akan menggunakan segala alat, dia akan menggunakan uang yang mereka curi untuk membiayai gerakan-gerakan. Tidak gentar kita, rakyat bersama kita."
Ia menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak mundur sedikit pun demi kepentingan rakyat dan kedaulatan negara. Penegakan hukum yang kuat adalah kunci untuk mengembalikan kekayaan alam kepada pemiliknya yang sah: seluruh rakyat Indonesia.


