Ads - After Header

Drama Mudik Ciwandan: Tiket Kapal Dobel, Calo Beraksi!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Musim mudik Lebaran kembali diwarnai drama di Pelabuhan Ciwandan, Banten. Sejumlah pemudik mengaku terpaksa membeli tiket kapal feri dari calo dengan harga berlipat ganda, lantaran mengalami kendala serius saat mencoba melakukan pembayaran melalui aplikasi resmi yang disediakan. Situasi ini tentu saja merugikan dan menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat yang ingin pulang kampung.

Salah satu pemudik yang merasakan pahitnya praktik percaloan adalah David, warga Bitung, Tangerang. Ia harus merogoh kocek Rp90 ribu untuk satu tiket, padahal harga normal jika dibeli secara resmi hanya Rp45 ribu. David menceritakan pengalamannya yang berulang kali menemui kesulitan saat mencoba menyelesaikan pembayaran via aplikasi.

Drama Mudik Ciwandan: Tiket Kapal Dobel, Calo Beraksi!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Beli Rp90 ribu. Pernah beli sekali susah bayarnya," ungkap David saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon, Banten, awal pekan ini. Meski menyadari bahwa harga yang ditawarkan calo jauh lebih mahal, David memilih jalan pintas tersebut demi menghindari kerumitan dan antrean panjang. Untuk mendapatkan tiket dari calo, ia hanya diminta menyerahkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). "Iya beli di calo dari pada ribet," tambahnya, menunjukkan frustrasi yang dialami banyak pemudik.

Menanggapi fenomena ini, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, sebelumnya telah menegaskan komitmen perusahaan untuk memberantas praktik percaloan tiket di Pelabuhan Merak maupun Ciwandan. Ia dengan tegas mengimbau seluruh penumpang untuk membeli tiket secara mandiri melalui jalur daring (online) dan tidak menggunakan jasa perantara ilegal.

"Kepada masyarakat sekali lagi kami mengimbau agar membeli tiket secara online secara mandiri dan jangan melalui perantara," kata Heru. Ia juga mengingatkan bahwa sistem pembelian tiket online ASDP telah diimplementasikan sejak tahun 2020. "Tiket online ini sudah kita lakukan sejak tahun 2020. Masyarakat mestinya sudah mengetahui bahwa tiket kami dijual secara online," jelas Heru, seperti dikutip dari chapnews.id. Pihak ASDP berharap masyarakat dapat memanfaatkan sistem yang telah dibangun selama bertahun-tahun demi kelancaran dan kenyamanan perjalanan mudik, serta menghindari praktik merugikan dari oknum calo.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer