Chapnews – Ekonomi – Kementerian BUMN kembali membuat gebrakan dengan merombak jajaran direksi dan komisaris di dua BUMN raksasa, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Pupuk Indonesia. Perubahan ini tak hanya sekedar rotasi biasa, melainkan menghadirkan wajah-wajah baru yang mengejutkan publik. Ada musisi kondang hingga mantan perwira tinggi TNI yang kini duduk manis di kursi kekuasaan. Berikut fakta-fakta menariknya yang berhasil dihimpun chapnews.id:
- PLN Berbenah: Direksi dan Komisaris Baru Siap Bekerja!

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) PLN resmi menetapkan perombakan direksi dan komisaris. Langkah ini diklaim sebagai upaya penguatan kepemimpinan PLN dalam menghadapi tantangan industri ketenagalistrikan dan mewujudkan target transformasi jangka panjang. Susiwijono Moegiarso diberhentikan dengan hormat dari jabatan Komisaris, digantikan oleh Bambang Eko Suhariyanto, mantan Wakil Menteri Sekretaris Negara Kabinet Merah Putih. Beberapa direksi juga mengalami pergantian, termasuk Edi Srimulyanti (Direktur Retail dan Niaga) dan Wiluyo Kusdwiharto (Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan). Posisi mereka kini diisi oleh Edwin Nugraha Putra (Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem), Rizal Calvary Marimbo (Direktur Manajemen Pembangkitan), dan Arsyadany Ghana Akmalaputri (Direktur Distribusi).
- Susunan Direksi dan Komisaris PLN Terbaru:
Komisaris: Burhanuddin Abdullah (Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen), Suahasil Nazara (Wakil Komisaris Utama), Aminuddin Ma’ruf, Dadan Kusdiana, Jisman Parada Hutajulu, Bambang Eko Suhariyanto, Yazid Fanani (Komisaris Independen), Mutanto Juwono (Komisaris Independen), Andi Arief (Komisaris Independen), dan Ali Masykur Musa (Komisaris Independen).
Direksi: Darmawan Prasodjo (Direktur Utama), Edwin Nugraha Putra, Evy Haryadi (Direktur Teknologi, Engineering dan Keberlanjutan), Adi Priyanto (Direktur Retail dan Niaga), Sinthya Roesly (Direktur Keuangan), Rizal Calvary Marimbo, Suroso Isnandar (Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan), Arsyadany Ghana Akmalaputri, Adi Lumakso (Direktur Manajemen Risiko), Hartanto Wibowo (Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis), dan Yusuf Didi Setiarto (Direktur Legal dan Manajemen Human Capital).
- Pupuk Indonesia: Perombakan Besar-besaran!
PT Pupuk Indonesia (Persero) juga tak ketinggalan melakukan perombakan besar-besaran di jajaran direksi dan komisarisnya. Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management tertuang dalam SK-155/MBU/06/2025 dan SK.013/DI-DAM/DO/2025, tertanggal 16 Juni 2025. Beberapa nama penting diberhentikan dengan hormat, termasuk Gusrizal (Wakil Direktur Utama), Panji Winanteya Ruky (Direktur Transformasi Bisnis), dan Bob Indiarto A Susatyo (Direktur Produksi). Nama Yovie Widianto sebagai komisaris baru Pupuk Indonesia juga menjadi sorotan publik. Sayangnya, detail susunan direksi dan komisaris terbaru Pupuk Indonesia belum dipublikasikan secara lengkap oleh chapnews.id.
Perombakan di PLN dan Pupuk Indonesia ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan dan spekulasi. Publik menantikan bagaimana kinerja direksi dan komisaris baru ini dalam memimpin kedua BUMN strategis tersebut.



