Ads - After Header

Geger Madura! Kokain Rp115 M Terdampar di Pantai!

Ahmad Dewatara

Geger Madura! Kokain Rp115 M Terdampar di Pantai!

Chapnews – Nasional – Sebuah penemuan mengejutkan menggemparkan pesisir Pantai Pasir Putih, Desa Gadugan, Kecamatan Giligenting, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sebanyak 23 bungkus narkotika jenis kokain dengan total berat bersih 22,226 kilogram, ditaksir bernilai fantastis Rp115 miliar, ditemukan tak bertuan. Penemuan barang haram ini memicu penyelidikan mendalam oleh Polda Jatim.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Nanang Avianto, mengungkapkan bahwa temuan luar biasa ini bermula dari laporan seorang warga berinisial D pada Senin (13/4) sore. Warga tersebut, yang sedang berwisata di pantai, melihat bungkusan plastik mencurigakan bertuliskan ‘Bugatti’ berserakan dalam jumlah banyak di sepanjang pesisir. Tanpa menunda, ia segera melaporkan temuannya kepada aparat dan pihak berwenang setempat.

Geger Madura! Kokain Rp115 M Terdampar di Pantai!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Petugas dari Polsek Giligenting bersama Babinkamtibmas setempat langsung bergerak cepat mengamankan lokasi. Di titik awal, mereka menemukan sembilan bungkus kokain di dalam sebuah tas pulsak berbahan terpal abu-abu. Tak jauh dari sana, 14 bungkus lainnya ditemukan tercecer di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), menjadikan total 23 bungkus yang berhasil diamankan. Seluruh barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Sumenep untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Awalnya, total berat kantong-kantong berisi kokain itu disebut mencapai 27 kilogram. Namun, setelah dilakukan penimbangan ulang secara presisi di laboratorium forensik (Labfor) dan pembersihan dari sisa material pantai, berat bersih barang bukti tersebut menyusut menjadi 22,226 kg. "Dapat disimpulkan setelah dikurangi pasir kemudian bungkus dan sebagainya dari 23 kotak. Yang tadinya beratnya 27 kg itu hasil bersihnya adalah 22,226 kg. Dari hasil uji di lab dengan metode Scientific Crime Investigation, sampel ini positif kokain," jelas Irjen Nanang Avianto di Mapolda Jatim, Kamis (16/4).

Irjen Nanang Avianto menyebut kasus ini sebagai temuan yang tidak lazim di Jawa Timur. Pasalnya, peredaran narkoba di wilayah tersebut biasanya didominasi oleh sabu, ekstasi, atau ganja. Kokain, dengan nilai pasar yang jauh lebih tinggi—berkisar antara Rp4 miliar hingga Rp7 miliar per kilogram—menunjukkan bahwa pengguna barang ini bukan dari kalangan biasa, melainkan mereka dengan ekonomi tinggi. "Ini ada yang aneh mengenai temuan ini. Dan barang yang tidak lazim," ujarnya, menegaskan nilai total sitaan ini diperkirakan mencapai Rp115 miliar.

Mengenai asal-usul barang, Polda Jatim menduga kokain tersebut terbawa arus laut sebelum akhirnya terdampar. Kondisi bungkus yang sudah sobek dan tertempel kerang kecil (tritip) memperkuat dugaan bahwa barang tersebut sudah berada di laut selama beberapa hari, kemungkinan terbentur karang. Pola temuan ini juga disebut memiliki kemiripan dengan kasus serupa yang muncul di Kepulauan Selayar, yang juga berlabel "Bugatti".

Nanang menegaskan bahwa kokain yang ditemukan merupakan barang dalam bentuk siap pakai, bukan bahan baku. Diduga kuat wilayah Jawa Timur hanya dijadikan titik transit atau "pantulan" sebelum barang haram itu dikirim ke pasar tujuan akhir. "Pasarnya selama ini tidak ada di wilayah Jawa Timur," imbuhnya, mengindikasikan bahwa penyelidikan akan mendalami kemungkinan jaringan internasional di balik penemuan ini.

Hingga kini, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim bersama Polres Sumenep terus melakukan penyisiran di sepanjang perairan Madura untuk mencari kemungkinan adanya bungkus lain yang belum ditemukan. Polisi berkomitmen untuk melakukan investigasi mendalam guna mengungkap jaringan pemilik barang haram bernilai fantastis ini, serta menelusuri rute dan tujuan akhir dari kokain tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer