Ads - After Header

Gempa NTT: 188 Ribu Jiwa Masih Bertahan di Pengungsian!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih sangat terasa, dengan 188.161 jiwa dilaporkan masih berada di pengungsian. Data terbaru ini dirilis per Minggu (30/8), menyoroti skala tantangan kemanusiaan yang berkelanjutan di wilayah tersebut.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam konferensi pers yang digelar Minggu, menjelaskan bahwa meskipun angka pengungsi masih masif, terdapat sedikit penurunan. Sebanyak 4.142 jiwa telah kembali ke rumah mereka dari Kabupaten Nagekeo, Manggarai Timur, dan Ngada. Namun, jumlah total pengungsi tetap menjadi prioritas utama penanganan bencana.

Gempa NTT: 188 Ribu Jiwa Masih Bertahan di Pengungsian!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Terkait korban jiwa, BNPB memastikan tidak ada penambahan dari laporan sebelumnya, sehingga total korban meninggal dunia akibat gempa ini tetap 111 orang. Sementara itu, jumlah korban luka-luka tercatat mencapai 1.631 orang. Rinciannya, 223 orang mengalami luka berat yang memerlukan penanganan intensif, dan 1.408 orang lainnya menderita luka ringan.

Berton juga menyoroti aktivitas seismik susulan yang masih sangat tinggi di NTT. Hingga Minggu, tercatat ada 9.765 gempa susulan di berbagai wilayah. Gempa susulan terbesar mencapai magnitudo 6,2, sementara yang terkecil berkekuatan magnitudo 1. Ia memprediksi, aktivitas gempa susulan ini masih akan berlangsung hingga tiga sampai empat minggu setelah gempa utama terjadi.

Sebelumnya, Gubernur NTT Emmanuel Melkiades Laka Lena telah mengumumkan perpanjangan status tanggap darurat penanganan gempa bumi. Perpanjangan selama 14 hari ini berlaku hingga 12 September mendatang, menandai perpanjangan pertama sejak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada 15 Agustus lalu.

Menurut Berton, perpanjangan status ini sangat vital untuk memastikan kelancaran distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan lainnya. Langkah ini diambil guna menghindari kendala administrasi dan memastikan semua bantuan dapat tersalurkan dengan baik kepada para korban yang membutuhkan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer