Ads - After Header

Gratis! PNM Ubah Singkong Jadi Emas Bagi Nasabah Mekaar

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan usaha ultra mikro di Indonesia. Melalui sebuah inisiatif inovatif, PNM membuka gerbang pengetahuan dan inspirasi bagi para nasabah Mekaar yang tergabung dalam programnya, khususnya para ketua kelompok, agar mampu melihat potensi usaha dari sudut pandang yang lebih luas dan menciptakan nilai tambah.

Bagi banyak pelaku usaha ultra mikro, hambatan terbesar seringkali bukan hanya modal, melainkan juga akses terhadap informasi dan ide-ide segar untuk mengembangkan bisnis. Menyikapi hal ini, PNM menghadirkan program "Reward Studi Banding" secara gratis. Program ini dirancang untuk memperluas wawasan para pengusaha perempuan ultra mikro, membekali mereka dengan pengetahuan praktis dan inspirasi langsung dari lapangan.

Gratis! PNM Ubah Singkong Jadi Emas Bagi Nasabah Mekaar
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Salah satu contoh nyata dari program ini adalah studi banding yang diadakan di Solo. Di sana, para peserta diajak untuk mempelajari secara langsung bagaimana komoditas sederhana seperti singkong dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai jual tinggi, mulai dari slondok hingga gemblong. Pengalaman belajar langsung ini terbukti sangat efektif dalam memicu lahirnya ide-ide baru yang relevan dan dapat diterapkan pada usaha masing-masing nasabah.

Inisiatif ini membuktikan bahwa pendekatan pemberdayaan PNM tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan semata. PNM berupaya menciptakan perubahan fundamental dengan memperluas cakrawala para pengusaha perempuan ultra mikro. Tujuannya adalah agar mereka mampu mengidentifikasi peluang di lingkungan sekitar, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat daya saing usaha di pasar. Pendekatan holistik ini secara simultan juga menumbuhkan rasa percaya diri untuk terus berkembang dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar bagi keluarga mereka.

Direktur Utama PNM menekankan bahwa pembelajaran langsung merupakan salah satu metode paling efektif dalam membangun kapasitas usaha yang seringkali berawal dari dapur rumah tangga. "Di bawah naungan Danantara, PNM terus memperkuat pelayanan yang tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan kesempatan berharga untuk belajar dari praktik terbaik. Kami berharap setiap pengalaman yang diperoleh para nasabah mampu diterjemahkan dan diajarkan kembali ke anggota kelompoknya menjadi inovasi usaha yang berdampak pada peningkatan pendapatan dan ketahanan ekonomi keluarga," ujarnya, seperti dikutip dari chapnews.id.

Dampak positif dari program ini pun mulai dirasakan secara langsung oleh para peserta. Dyah Wulandari, salah satu nasabah yang mengikuti studi banding, mengaku kini memiliki lebih banyak gagasan untuk mengembangkan usahanya. "Saya sekarang punya banyak ide baru untuk mengembangkan usaha setelah melihat langsung bagaimana singkong bisa diolah menjadi produk dengan nilai jual yang jauh lebih tinggi," tuturnya dengan antusias.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer