Chapnews – Nasional – Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, Senin (7/7) pukul 11.05 WITA, sempat menimbulkan kepanikan. Namun, kabar baiknya, hingga sore hari, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka. Informasi ini dipastikan oleh berbagai pihak yang berada di lapangan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Flores Timur, Avelina Hallan, menyatakan bahwa laporan dari lima desa—Hokeng Jaya, Dulipali, Pululera, Nurabelen, dan Boru—menyatakan nihil korban. "Kelima desa tersebut telah menginformasikan kepada saya bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka," tegas Avelina melalui pesan tertulis kepada chapnews.id. Ia juga memastikan keamanan warga di empat titik pengungsian.

Senada dengan pernyataan Avelina, Wakapolres Flores Timur, Kompol. Teosasar Ngulu, juga memastikan hal yang sama. "Tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka. Anggota di lapangan telah melakukan penelusuran, dan semuanya aman," ujarnya. Polri, lanjut Teosasar, masih melakukan pemantauan, penyisiran lokasi terdampak, dan imbauan agar warga tetap tenang. Pembagian masker juga dilakukan mengingat hujan abu, pasir, dan kerikil masih terjadi di beberapa tempat.
Meskipun demikian, dampak letusan juga dirasakan oleh pihak kepolisian. Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra, mengungkapkan bahwa ambulans Biddokkes Polda NTT yang membantu warga di lokasi mengalami kerusakan akibat terkena hujan kerikil dan pasir. "Ada kaca mobil ambulans yang pecah," kata Henry, seraya menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dari anggota Polri yang bertugas. Patroli dan pembagian masker terus dilakukan oleh anggota Polres Sikka, Polres Flores Timur, dan Polda NTT yang BKO ke Polres Flores Timur.
Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki memuntahkan abu vulkanik hingga 18 kilometer di atas puncak, disertai dentuman keras dan lontaran material kerikil dan pasir. Kejadian ini menyebabkan hujan abu, kerikil, dan pasir serta kegelapan di beberapa desa terdekat. Namun, berkat kesigapan tim gabungan BPBD, TNI, Polri, dan Basarnas, bencana alam ini tidak menimbulkan korban jiwa.


