Chapnews – Ekonomi – Laporan dari Teheran Times menyebutkan saham Lockheed Martin Corporation (LMT), produsen pesawat tempur F-35, anjlok tajam pada Senin, 16 Juni 2025. Penurunan sebesar 3,87% hingga menyentuh angka USD467,06 per lembar di NYSE, dipicu oleh kabar mengejutkan dari Iran. Kantor berita IRNA melaporkan bahwa Iran telah berhasil menembak jatuh tiga jet tempur siluman F-35 milik Israel pada Sabtu, 13 Juni 2025. Aksi ini disebut-sebut sebagai balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas nuklir dan wilayah sipil Iran pada Jumat, 12 Juni 2025.
Berita jatuhnya tiga jet F-35, yang menurut beberapa sumber telah dimodifikasi, menimbulkan guncangan di pasar saham. Beberapa laporan bahkan menyebut jumlah jet F-35 yang jatuh mencapai empat unit sejak konflik bermula. Sumber-sumber menyebutkan puing-puing pesawat sedang dalam proses pengamanan dan analisis lebih lanjut. Anjloknya saham LMT menjadi sorotan tajam, mencerminkan kekhawatiran pasar terhadap implikasi strategis dan finansial dari insiden ini terhadap Lockheed Martin. Peristiwa ini menjadi bukti nyata dampak geopolitik yang signifikan terhadap sektor pertahanan dan pasar modal global.




