Ads - After Header

IHSG Anjlok! Investor Asing Kabur, Ada Apa?

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri pekan perdagangan 7-11 September 2026 dengan catatan merah yang cukup dalam. Bursa saham domestik ini tergelincir signifikan sebesar 1,43 persen atau kehilangan 95,098 poin, ditutup pada level 6.541,377. Penurunan tajam ini tak lepas dari gelombang aksi jual masif yang dilakukan oleh investor asing sepanjang pekan tersebut.

Sepanjang lima hari perdagangan, investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net sell) yang mencapai angka fantastis Rp3,36 triliun, atau setara dengan sekitar USD191,3 juta. Angka ini berbanding terbalik dengan kondisi pada pekan sebelumnya, di mana investor asing masih menunjukkan kepercayaan dengan mencatatkan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp2,31 triliun atau sekitar USD130,3 juta. Pergeseran sentimen investor asing dari net buy menjadi net sell dalam skala besar ini menjadi pemicu utama tekanan yang menghantam pasar saham domestik.

IHSG Anjlok! Investor Asing Kabur, Ada Apa?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

IHSG, yang pada penutupan pekan sebelumnya masih bertengger di level 6.636,475, kini harus rela kehilangan pijakan. Sepanjang pekan, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 6.712,502, namun juga sempat terperosok hingga level terendah 6.462,960, menunjukkan volatilitas yang cukup tinggi di tengah ketidakpastian pasar.

Tekanan di pasar tidak hanya tercermin dari pergerakan indeks, tetapi juga dari penurunan signifikan pada aktivitas perdagangan secara keseluruhan. Rata-rata volume transaksi harian sepanjang pekan ini tercatat 36,09 miliar saham, anjlok 26,34 persen dibandingkan rata-rata harian pekan sebelumnya yang mencapai 48,99 miliar saham.

Selain volume, rata-rata nilai transaksi harian juga mengalami koreksi sebesar 14,88 persen, menjadi Rp16,36 triliun dari sebelumnya Rp19,22 triliun. Frekuensi transaksi harian pun tak luput dari penurunan, terkoreksi 7,07 persen menjadi 2,22 juta transaksi. Data ini mengindikasikan bahwa minat beli investor, baik asing maupun domestik, cenderung melemah di tengah gempuran aksi jual yang dominan.

Secara keseluruhan, selama lima hari perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), total volume transaksi tercatat sekitar 180,43 miliar saham, dengan nilai transaksi mencapai Rp81,80 triliun dan frekuensi 11,09 juta transaksi. Kondisi ini menyoroti perlunya perhatian lebih terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kepercayaan investor asing dan potensi dampaknya terhadap stabilitas pasar modal Indonesia.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer