Ads - After Header

Investor Pasar Modal RI Melejit 46%, Tembus 30 Juta!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Jumlah investor di pasar modal Indonesia menunjukkan lonjakan signifikan, menembus angka 30,27 juta Single Investor Identification (SID) per Agustus 2026. Data yang dirilis oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini mencerminkan peningkatan sebesar 46,67 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year), menandakan geliat investasi masyarakat yang kian masif.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyoroti pertumbuhan fantastis ini sebagai indikator kuat kepercayaan publik terhadap pasar modal sebagai salah satu instrumen investasi pilihan. Menurutnya, peningkatan jumlah investor ini bukan hanya sekadar angka, melainkan juga diharapkan mampu menjadi motor penggerak akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional.

Investor Pasar Modal RI Melejit 46%, Tembus 30 Juta!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Ini menarik karena dalam waktu delapan bulan, belum habis di bulan Agustus ini, sudah tumbuh hampir 50 persen SID baru di pasar modal Indonesia," ungkap Friderica dalam perayaan HUT Pasar Modal ke-49 yang diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (10/8/2026). Ia menambahkan, pencapaian ini adalah buah kerja keras dari berbagai pihak yang terlibat dalam ekosistem pasar modal.

Meskipun demikian, Friderica menekankan pentingnya menjaga integritas pasar modal. Ia meminta seluruh jajaran OJK dan Self-Regulatory Organization (SRO) untuk terus mengedepankan prinsip-prinsip integritas demi memupuk dan mempertahankan kepercayaan investor yang telah terbangun. Komitmen terhadap integritas menjadi kunci utama dalam menarik lebih banyak investor dan memastikan keberlanjutan pertumbuhan pasar.

Selain jumlah investor, OJK juga melaporkan kinerja positif dalam penghimpunan dana di pasar modal. Sejak awal tahun hingga Agustus 2026, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp123 triliun melalui 135 penawaran. Sementara itu, jumlah emiten yang tercatat juga terus bertambah, mencapai 962 perusahaan pada periode yang sama, menunjukkan dinamika positif di sisi penawaran.

"Tentu capaian ini harus kita syukuri, namun tetap kita harus mawas diri dengan dinamika yang harus kita cermati dan harapan dari investor, bahwa penegakan hukum harus dikedepankan, untuk mencapai integritas," pungkas Friderica. Pernyataan ini menegaskan komitmen OJK untuk memastikan pasar modal yang sehat, transparan, dan terpercaya bagi seluruh pelaku, serta siap menghadapi tantangan di masa mendatang.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer