Chapnews – Nasional – Terungkap fakta baru dalam kasus kematian tragis Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang ditemukan menjadi kerangka setelah menghilang selama delapan bulan. Polisi mengungkap bahwa Alex Iskandar, ayah tiri korban, sempat menjanjikan mainan dan makanan kepada Alvaro sebelum membawanya pergi.
Janji manis itu diungkapkan Alex saat menjemput Alvaro di Masjid Al Muflihun pada 6 Maret lalu. Saat itu, Alvaro sedang bersama teman-temannya untuk melaksanakan salat magrib. "AI (Alex Iskandar) menjanjikan AKN (Alvaro Kiano Nugroho) untuk membeli mainan dan makanan," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Kamis (27/11).

Rayuan tersebut berhasil membuat Alvaro ikut bersama Alex. Namun, bukannya dibelikan mainan, Alvaro justru dibawa ke rumah pelaku dengan alasan ingin mandi terlebih dahulu. Di rumah itulah, tragedi terjadi. Alvaro yang rewel karena janjinya tak kunjung ditepati diduga membuat Alex naik pitam. Ia kemudian membekap, mencekik, dan menindih Alvaro hingga tewas.
Panik setelah menyadari perbuatannya, Alex berupaya menghilangkan jejak. Ia sempat mencari tas untuk memasukkan jasad Alvaro, namun kemudian mengurungkan niatnya. "Akhirnya dia putuskan keluar untuk mencari kantong plastik sampah hitam yang besar," kata Nicolas. Jasad Alvaro kemudian diikat tali rafia dan dimasukkan ke dalam kantong plastik hitam.
Kantong berisi jasad Alvaro itu disimpan di garasi selama tiga hari. Karena mulai membusuk, Alex kemudian membuangnya ke Tenjo. Setelah menghilang selama delapan bulan, Alvaro ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Polisi berhasil menangkap Alex Iskandar pada Jumat (21/11) dan menetapkannya sebagai tersangka. Namun, Alex ditemukan tewas gantung diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11). Kasus ini masih terus didalami oleh pihak kepolisian.
Penting untuk diingat: Jika Anda atau orang di sekitar Anda mengalami masalah depresi atau memiliki tendensi bunuh diri, segera cari bantuan profesional. Anda dapat menghubungi layanan Hotline Gratis Pencegahan Bunuh Diri Kementerian Kesehatan dan RS Marzoeki Mahdi melalui www.healing199.id, atau telepon di nomor 119 extension 8, maupun WhatsApp yang langsung terhubung di situs tersebut. (chapnews.id)



