Ads - After Header

Jatiwaringin Membara: KLH Turun, Ungkap Biang Keladi Api!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan segera memulai penyelidikan komprehensif untuk mencari tahu penyebab sesungguhnya dari kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Investigasi mendalam ini baru akan digelar setelah api yang melahap sekitar 15 hektare area TPA ini berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi dinyatakan aman.

Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup KLH, Rizal Irawan, menegaskan bahwa saat ini seluruh kekuatan masih difokuskan untuk menjinakkan api dan membendung penyebarannya. Oleh karena itu, proses investigasi belum dapat dilakukan sekarang.

Jatiwaringin Membara: KLH Turun, Ungkap Biang Keladi Api!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Saat ini, prioritas utama kami adalah pemadaman dan pencegahan agar api tidak meluas. Melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari penyebab saat ini tentu tidak memungkinkan," ujar Rizal pada Sabtu (4/7) seperti dikutip dari chapnews.id.

Rizal menambahkan, setelah kondisi di lokasi benar-benar terkendali dan aman, tim penegakan hukum KLH akan diturunkan untuk menggelar penyelidikan secara menyeluruh. "Langkah-langkah penegakan hukum akan kami pertimbangkan dan laksanakan setelah seluruh proses pemadaman rampung. Tim kami baru akan kembali ke lokasi setelah itu," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, sempat membeberkan dugaan awal penyebab kebakaran. Ia menduga api dipicu oleh suhu udara yang sangat tinggi selama musim kemarau ekstrem. Kondisi panas tersebut disinyalir memicu akumulasi gas metana yang terperangkap di dalam timbunan sampah hingga akhirnya terbakar.

"Timbunan sampah yang telah menumpuk selama bertahun-tahun mengandung gas metana. Ketika suhu mencapai tingkat ekstrem, gas tersebut dapat dengan mudah memicu api," terang Taufik.

Hingga Sabtu (4/7), upaya pemadaman di TPA Jatiwaringin masih terus berlangsung intensif. Petugas gabungan dari berbagai instansi mengerahkan armada pemadam kebakaran, alat berat, dan bahkan helikopter water bombing untuk memadamkan api dari udara. Selain itu, personel Manggala Agni juga menerapkan metode inject untuk menjangkau dan memadamkan titik api yang berada di bawah permukaan timbunan sampah, memastikan api benar-benar padam hingga ke akarnya.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer