Chapnews – Ekonomi – Jakarta, KAI Logistik berhasil mencatatkan volume pengangkutan barang sebesar 22,9 juta ton sepanjang tahun 2025. Meskipun sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya, perusahaan ini mampu mencetak pendapatan usaha yang menggembirakan, mencapai Rp1,1 triliun atau tumbuh 4%.
Dominasi pengangkutan batu bara masih menjadi tulang punggung KAI Logistik, dengan kontribusi mencapai 16,9 juta ton. Diikuti oleh layanan pra purna BBM/BBK sebesar 3,1 juta ton, layanan kontainer 2,5 juta ton, semen dan limbah B3 sekitar 432 ribu ton, serta layanan kurir sebesar 65,6 ribu ton.

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, mengakui bahwa tahun 2025 penuh dengan tantangan. Dinamika industri, terutama batu bara, turut memengaruhi kinerja perusahaan. "Walaupun capaian kinerja volume menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun 2024, namun Perseroan dapat membukukan pendapatan usaha dengan pertumbuhan 4% sebesar 1,1 trilun Rupiah," ungkap Yuskal.
Lebih lanjut, Yuskal menjelaskan bahwa meskipun menghadapi tantangan di sektor batu bara, KAI Logistik berhasil mencatatkan pertumbuhan di segmen lain. Angkutan kontainer, limbah B3, layanan pra-purna BBM/BBK, hingga angkutan ritel menunjukkan performa positif. Hal ini menjadi bukti diversifikasi layanan yang dilakukan perusahaan untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah fluktuasi pasar.


