Ads - After Header

Kementan Patok Harga Telur Rp24 Ribu: Peternak Lega?

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) secara resmi menetapkan harga acuan telur ayam ras di tingkat peternak sebesar Rp24.000 per kilogram. Kebijakan krusial ini mulai diberlakukan sejak 15 Juli 2026, dengan tujuan utama menjaga stabilitas harga komoditas penting ini di pasaran sekaligus memastikan keberlangsungan usaha para peternak di tengah fluktuasi biaya produksi. Pengumuman ini datang di tengah pantauan aktivitas penjualan telur ayam di berbagai pasar, termasuk di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta, pada Sabtu (18/7/2026), yang menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan.

Langkah strategis Kementan ini merupakan respons terhadap tantangan yang kerap dihadapi sektor peternakan, khususnya terkait volatilitas harga pakan dan biaya operasional lainnya. Dengan adanya harga acuan, diharapkan peternak memiliki kepastian pendapatan yang lebih baik, sehingga mereka tidak merugi saat harga jual anjlok di bawah biaya produksi. Penetapan harga ini juga bertujuan untuk mencegah praktik spekulasi yang dapat merugikan baik produsen maupun konsumen, sekaligus memastikan pasokan telur tetap terjaga.

Kementan Patok Harga Telur Rp24 Ribu: Peternak Lega?
Gambar Istimewa : a.okezone.com

Keputusan ini diharapkan membawa dampak positif ganda. Bagi peternak, harga acuan Rp24.000/kg menjadi jaring pengaman yang memungkinkan mereka terus berproduksi tanpa dihantui kerugian. Ini memberikan insentif bagi peternak untuk mempertahankan populasi ayam petelur mereka, yang pada gilirannya akan menjamin ketersediaan telur di pasar. Sementara itu, bagi konsumen, kebijakan ini diharapkan dapat menstabilkan harga telur di tingkat eceran, mencegah lonjakan harga yang memberatkan daya beli masyarakat. Ketersediaan pasokan yang stabil dengan harga yang wajar menjadi prioritas pemerintah.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memantau implementasi kebijakan ini serta mengevaluasi dampaknya secara berkala. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari asosiasi peternak hingga pedagang, akan terus dilakukan guna memastikan efektivitas kebijakan dalam mencapai tujuan stabilisasi harga pangan nasional. Masyarakat dapat terus mengikuti perkembangan berita terbaru seputar kebijakan ekonomi dan pangan melalui kanal resmi chapnews.id.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer