Chapnews – Ekonomi – Kalimantan Tengah – Pasokan gas alam untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai di Kalimantan Tengah dipastikan aman. Langkah ini krusial untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan di seluruh Kalimantan, terutama menjelang momen penting Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2025.
PLTMG Bangkanai, yang dikelola oleh PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UP Kalselteng), memiliki peran vital sebagai salah satu pembangkit strategis dengan kapasitas terpasang mencapai 295 megawatt (MW). Pembangkit ini menjadi tulang punggung yang menghubungkan sistem kelistrikan di seluruh Kalimantan, memenuhi kebutuhan listrik masyarakat di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, serta memacu pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Sebagai garda terdepan dalam penyediaan energi primer, PLN EPI menjamin ketersediaan pasokan gas alam yang stabil dari Kerendan Gas Processing Facility (KGPF). Pasokan ini disalurkan melalui jaringan pipa gas sepanjang 6 kilometer yang terhubung langsung ke PLTMG Bangkanai. Skema ini mencerminkan komitmen terhadap tata kelola rantai pasok energi primer yang aman, efisien, dan terintegrasi.
Direktur Gas dan BBM PLN EPI, Erma Melina Sarahwati, menyampaikan apresiasi atas sinergi dan dukungan dari seluruh pihak yang terlibat dalam upaya ini. "Sebagai bagian integral dari PLN Group, kami berkomitmen penuh untuk menjaga pasokan energi primer yang andal, aman, dan berkelanjutan. Keberhasilan memastikan suplai gas bagi PLTMG Bangkanai adalah bukti nyata kolaborasi strategis dalam menghadirkan energi bersih dan mendukung transisi energi di Indonesia," ujarnya di Jakarta, Senin (29/9/2025).
PLN EPI menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan transisi energi nasional. Ke depan, PLN EPI akan terus memperkuat perannya sebagai single point of procurement energi primer, memastikan keberlanjutan pasokan yang tidak hanya mendukung keandalan sistem kelistrikan Kalimantan, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan dan mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE).



