Ads - After Header

Logistik Kereta Api Melonjak Drastis

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Sektor logistik berbasis rel di Indonesia menunjukkan tren positif yang signifikan sepanjang tahun 2026. Berdasarkan laporan terbaru dari KAI Logistik, anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), volume pengiriman barang melalui jalur kereta api mencatatkan angka yang mengesankan. Pada periode triwulan ketiga tahun 2026 saja, volume angkutan barang berhasil menyentuh angka 6,2 juta ton.

Jika menilik data secara kumulatif sejak awal tahun hingga bulan September 2026, KAI Logistik telah berhasil mengelola total angkutan barang mencapai 14,9 juta ton. Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa penggunaan moda transportasi kereta api untuk distribusi komoditas nasional terus mendapatkan kepercayaan dari para pelaku industri.

Logistik Kereta Api Melonjak Drastis
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Jika dibandingkan dengan pencapaian pada periode yang sama di tahun sebelumnya, yakni tahun 2025, terdapat pertumbuhan yang cukup stabil. Pada triwulan ketiga tahun 2025, volume angkutan tercatat berada di angka 5,9 juta ton. Dengan capaian 6,2 juta ton di tahun 2026, perusahaan mencatatkan kenaikan pertumbuhan sebesar 4 persen secara tahunan atau year-on-year (YoY).

Direktur Utama KAI Logistik, Yuskal Setiawan, menjelaskan bahwa performa gemilang ini tidak lepas dari kondisi ekonomi nasional yang terjaga. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di kisaran 5 persen pada triwulan-triwulan sebelumnya menjadi katalisator penting bagi peningkatan aktivitas logistik di tanah air. Selain itu, hal ini juga menjadi bukti efektivitas perusahaan dalam menjaga konsistensi layanan di tengah fluktuasi dinamika industri global.

Yuskal menambahkan bahwa lonjakan kinerja pada triwulan ketiga ini sangat dipengaruhi oleh kondisi industri batu bara yang mulai pulih dan menunjukkan stabilitas yang lebih baik. Pemulihan sektor energi ini memberikan dampak domino terhadap volume angkutan yang dikelola perusahaan. Tercatat, terdapat kenaikan volume sebesar 2,6 juta ton dibandingkan dengan kinerja pada awal tahun, yang sekaligus menjadi rekor tertinggi sepanjang tahun 2026.

"Komoditas batu bara menjadi tulang punggung utama dalam pencapaian ini. Kontribusinya sangat dominan, yakni mencapai sekitar 69 persen dari total volume angkutan pada triwulan ketiga, atau setara dengan 4,3 juta ton," ungkap Yuskal saat memberikan keterangan resmi di Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dominasi batu bara dalam struktur angkutan logistik kereta api menunjukkan bahwa jalur rel masih menjadi pilihan utama bagi industri energi untuk distribusi skala besar karena faktor efisiensi dan kapasitas angkut yang tinggi. Ke depannya, KAI Logistik diharapkan dapat terus memperkuat layanan untuk berbagai komoditas lain guna menjaga pertumbuhan ekonomi nasional melalui konektivitas logistik yang andal.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer