Chapnews – Ekonomi – JAKARTA – Pembangunan berkelanjutan di sektor minyak dan gas (migas), khususnya di wilayah operasi vital seperti Blok Jabung, sangat bergantung pada ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang berdaya saing tinggi. Keterlibatan aktif dalam penyiapan SDM ini menjadi kunci utama untuk menjamin keberlangsungan industri energi nasional.
Alfiani, Vice President Business Support PetroChina International Jabung Ltd, menyoroti pentingnya mendukung potensi lokal melalui program beasiswa. Inisiatif ini dirancang khusus bagi pelajar asli dari daerah sekitar Blok Jabung. "Melalui inisiatif ini, kami ingin membuka pintu kesempatan pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah berbakat agar mereka dapat berkembang dan bersaing di kancah nasional, bahkan internasional," jelas Alfiani dalam keterangan resminya yang diterima chapnews.id pada Minggu (26/7/2026).

Ia menambahkan bahwa fokus PetroChina tidak hanya pada bantuan finansial selama studi, melainkan pada pembentukan generasi muda yang siap kerja. "Kompetensinya sesuai dengan kebutuhan nyata di sektor energi," tegas Alfiani, menekankan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.
Sinergi antara industri dan institusi pendidikan menjadi krusial dalam mencapai tujuan ini. Direktur Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu, Erdila Indriani, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari penguatan kurikulum vokasi berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Kurikulum ini dipadukan dengan program magang industri wajib selama enam bulan, memastikan lulusan memiliki pengalaman praktis yang memadai dan siap terjun ke dunia kerja. "Serta didukung oleh sinergi erat bersama mitra industri, termasuk PetroChina," ungkap Erdila, menggarisbawahi kolaborasi strategis tersebut.
Investasi pada SDM lokal, seperti yang diinisiasi PetroChina dan didukung PEM Akamigas, bukan hanya sekadar tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga strategi jangka panjang untuk memastikan pasokan tenaga ahli yang relevan dan berkelanjutan bagi industri migas Indonesia. Ini sekaligus menjadi jembatan bagi putra-putri daerah untuk berkontribusi langsung pada pembangunan ekonomi dan kemandirian energi negaranya.

