Ads - After Header

Membekali Mahasiswa Cara Investasi Aman

Ahmad Dewatara

Chapnews.id – Dunia investasi kini tengah menjadi primadona di kalangan generasi muda, namun tantangan keamanan aset tetap menjadi isu krusial yang membayangi. Menanggapi fenomena tersebut, MNC Sekuritas berkolaborasi dengan Indonesia SIPF dan Universitas Widya Dharma (UWD) Pontianak menggelar edukasi khusus bagi ratusan mahasiswa untuk membangun fondasi investasi yang cerdas dan aman.

Melalui rangkaian program Investor Protection Month (IPM) 2026 yang dilaksanakan pada Jumat (2/10/2026), lebih dari 400 mahasiswa UWD Pontianak mendapatkan pembekalan intensif mengenai mekanisme pasar saham serta pentingnya aspek perlindungan investor. Kegiatan yang diselenggarakan secara daring ini mengusung tema strategis, yakni "Investasi Cerdas, Masa Depan Berkualitas: Mengenal Saham dan Perlindungan Investor".

Membekali Mahasiswa Cara Investasi Aman
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Acara ini menghadirkan pakar di bidangnya, yakni Zulrasydi Amin selaku Kepala Unit Komunikasi dan Informatika Indonesia SIPF, serta Andri Muharizal Putra yang menjabat sebagai Head of Education & Community Partnership MNC Sekuritas. Keduanya memberikan wawasan mendalam mengenai cara menavigasi pasar modal sekaligus memitigasi risiko keamanan.

Pembina Galeri Investasi UWD Pontianak, Andre Prasetya Willim, menekankan bahwa inisiatif ini merupakan langkah preventif yang sangat penting bagi akademisi. Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki literasi yang kuat agar tidak terjebak dalam kerugian akibat kurangnya pemahaman teknis maupun keamanan digital.

"Momentum ini sangat berharga bagi mahasiswa untuk menggali informasi lebih dalam. Di tengah maraknya pemberitaan mengenai pembobolan rekening yang merugikan investor, mahasiswa harus tahu bagaimana cara mengamankan akun dan aset mereka. Mereka juga perlu paham langkah apa yang harus diambil jika menghadapi kendala dalam investasi," ungkap Andre.

Dalam sesi edukasi, Zulrasydi Amin memberikan klarifikasi penting mengenai peran Indonesia SIPF. Ia menegaskan bahwa perlindungan yang diberikan oleh lembaga tersebut berfokus pada keamanan aset pemodal, bukan pada jaminan keuntungan atau kinerja instrumen investasi.

"Penting untuk meluruskan persepsi bahwa perlindungan Indonesia SIPF bukan berarti seluruh risiko investasi dijamin. Fokus utama kami adalah melindungi aset pemodal dari risiko kehilangan yang disebabkan oleh tindakan pihak kustodian. Namun, risiko yang muncul dari karakteristik pasar atau kinerja instrumen investasi itu sendiri tetap menjadi tanggung jawab pemodal," jelas Zulrasydi.

Melalui edukasi ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya berani terjun ke pasar modal, tetapi juga memiliki kedewasaan dalam mengelola risiko. Dengan pemahaman yang komprehensif mengenai cara kerja saham dan mekanisme perlindungan aset, generasi muda diharapkan dapat membangun masa depan finansial yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer